Selasa, 02 November 2010

Enam Anggota Polsek Johar Baru Terancam Dipenjara


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasca insiden penembakan terhadap, Farel Restu, mahasiswa Universitas Bung Karno, saat berunjuk rasa peringatan satu tahun Pemerintahan SBY-Boediono di Jalan Dipenogoro, Jakarta Pusat, enam anggota polisi ditetapkan sebagai terperiksa dari Polsek Johar Baru.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar mengutarakan keenam anggota tersebut akan mendapatkan hukuman bila terbukti melakukan pelanggaran disiplin dalam menjalankan tugas. "Ya tentunya diperiksa karena diduga (melakukan penembakan), apakah dia terbukti, nanti di dalam sidang," ujarnya, Selasa (2/11/2010).

Boy mengatakan hukuman kepada anggota tersebut dapat berupa teguran atau penundaan kenaikan pangkat. "Secara kumulatif bisa macam-macam ada sekitar enam hukuman dan terberat adalah penempatan di tempat khusus, tidak boleh kemana-mana, berarti di dalam pengawasan," ujarnya.

Ketika ditanyakan apakah keenam terperiksa tersebut saat ini sedang dibebastugaskan, Boy menjawab anggota tersebut sedang dalam penegakan disiplin. "Agar orang itu sadar tentang kekeliruannya," imbuhnya seraya menambahkan salah satu anggota terperiksa tersebut berpangkat Ajun Komisaris.

Perwira menengah itu juga mengatakan bahwa pelaku penembakan belum diketahui dan menunggu sidang disiplin. Sementara untuk hasil pemeriksaan proyektil menunggu Pusat Laboratorium Forensik Polri.

Peristiwa bentrok antara mahasiswa Universitas Bung Karno dan aparat kepolisian pada demonstrasi SBY-Boediono di Jalan Diponegoro beberapa waktu lalu mengakibatkan korban luka. Dari pihak mahasiswa, Farel Restu tertembak di kakinya. Sementara, ada anggota yang terkena timpukan batu.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
Editor: Kisdiantoro

Sumber: Enam Anggota Polsek Johar Baru Terancam Dipenjara (Tribun News, 2 November 2010 22:11 WIB)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons