Senin, 05 Maret 2012

Angelina Sondakh: Terjerat Kasus Suap Wisma Atlet SEA Games


Pada hari Jumat (3/1) Angelina Sondakh telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap Wisma Atlet SEA Games. Mantan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR itu diduga menerima pemberian atau janji terkait proyek pembangunan Wisma Atlet. Dia disangka melanggar Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 atau Pasal 12 huruf a UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan Ancaman hukuman bagi Putri Indonesia 2001 itu adalah 20 tahun penjara. Kuasa hukum M Nazaruddin, Elza Syarief, menyambut gembira atas penetapan  Angelina Sondakh sebagai tersangka. “KPK telah memenuhi surat saya untuk melaksanakan asas equality before the laws (persamaan di hadapan hukum),” ujar Elza.


Kesaksian Angelina Sondakh dalam perkara wisma atlet mengenai pesan BBM (BlackBerry Messenger) dinilai berbohong padahal, menurut pengacara Nazaruddin, pin BB itulah yang digunakan Angelina selama berkomunikasi dengan Rosa. Pin BB lainnya yakni bernomor 21ccf231. Angie sendiri mengaku baru memiliki BlackBerry pada akhir Oktober 2010. Dengan kesaksian Angie yang dinilai berbohong itu, Hotman Paris Hutapea pengacara M. Nazaruddin meminta majelis hakim mengkonfrontir Angelina dengan dua saksi lainnya yakni mantan anak buah Nazaruddin, Yulianis dan Rosa.  Hotman Paris  mengatakan bahwa keterangan Angelina Sondakh 100 persen bertentangan dengan dua saksi tersebut. Pin BB yang dibantah Angelina adalah bernomor 20e342d9 yang berbuntut dengan Angelina Sondakh yang dilaporkan telah memberikan kesaksian palsu saat jadi saksi untuk terdakwa Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta pada  Rabu (15/2/2012).

Rosa dalam perkara wisma atlet ini dinilai terbukti menyuap Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram Rp 3,2 miliar. Suap ini terkait terpilihnya PT Duta Graha Indah sebagai kontraktor proyek Wisma Atlet senilai Rp 191 miliar. Kemudian Rosa dinilai terbukti menyuap Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram Rp 3,2 miliar. Suap ini terkait terpilihnya PT Duta Graha Indah sebagai kontraktor proyek Wisma Atlet senilai Rp 191 miliar.

Pakar Psikologi Forensik Perguruan Tinggi Kepolisian, Lia Sutisna Latif, menilai apa yang diungkapkan Politisi Partai Demokrat Angelina Sondakh, saat menjadi saksi dalam persidangan kasus suap Wisma Atlet di Pengadilan Tipikor itu penuh dengan persiapan. Selain itu, sambung dia, bisa juga apa yang dilakukan Angelina untuk memperpanjang masalah. Jika itu dilakukan, menurut dia, ada sebuah pemahaman bahwa jika masalah semakin panjang, maka akan membuat kelupaan dan dengan sendirinya menghilang. “Atau bisa juga karena sedang menunggu momen,” kata dia.

Sejumlah pihak meragukan kesaksian Angelina Sondakh di Pengadilan Tipikor yang menyatakan dirinya tidak pernah menggunakan Blackberry hingga 2010. Namun, tim Liputan 6 SCTV pernah merekam Angelina menggunakan Blackberry pada November 2009 dalam sebuah rapat di Gedung DPR. Tapi, ketika menjadi saksi untuk terdakwa Nazaruddin dalam sidang kasus wisma atlet SEA Games, Angelina membantah berkomunikasi melalui Blackberry dengan Mindo Rosalina Manulang. Alasannya, Angelina baru menggunakan Blackberry tahun 2010.




 

Angelina Sondakh memberikan keterangan sebagai saksi pada di sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta, bahwa dirinya hanya menggunakan komunikasi dengan telepon selular kepada Rosa. Di hadapan majelis hakim, Angie mengatakan bahwa mulai menggunakan BB awal tahun 2010 dan sebelumnya hanya dengan cara pesan singkat (SMS). Sementara itu, kuasa hukum M. Nazarudin Hotman Paris Hutapea mengatakan bahwa Angelina Sondakh telah berbohong, padahal fakta di persidangan menggunakan BB ketika menyampaikan pesan kepada Rosa.

Diluar kasus hukum yang sedang dijalaninya Angelina Sondakh ada beberapa berita yang membuat dirinya seolah menutupi kabar tersebut namun juga dia enggan berkomentar menanggapi tudingan-tudingan tersebut yang diantaranya adalah:
  1. Rencana ceraikan Adjie Massaid. 
  2. Gemar belanja online Milyaran Rupiah.
  3. Tudingan menelantarkan Anak.
  4. Hubungan gelapnya dengan Kompol Brotoseno.
  5. Kabar selingkuh dengan pria berinisial "N".
Dari kelima tudingan yang ditujukan kepada Angelina Sondakh ternyata ada beberapa foto yang tersebar di internet terkait dengan kabar hubungan yang dijalinnya dengan  seorang penyidik KPK bernama Kompol Brotoseno. Namun belum jelas bagaimana kedekatan antara Angie dan Brotoseno bahkan ada kabar yang beredar di beberapa situs internet bahwa  Angelina Sondakh  punya 'pria idaman lain; selain Brotoseno, bahkan disebut-sebut sebagai orang ketiga yang menjadi duri dalam rumah tangga Angie hingga ngotot minta cerai dari Adjie. 

Dan pada hari Kamis (1/3/2012) Angelina Sondakh menggelar jumpa pers di kediamannya, Taman Cilandak, Jakarta dan mengatakan semua berita miring tentang kehidupan pribadinya itu hanya fitnah. Angie mengaku hanya bisa bersabar menghadapi isu-isu yang menyerangnya.  Angelina Sondakh juga ditanya mengenai tidak hadirnya Mindo Rosa Manulang dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, lalu apakah siap menjadi penghuni pertama di rutan KPK dan beberapa kasus lainnya, Angie menolak untuk menjelaskan hal itu.

Terkait dengan tidak hadirnya Mindo Rosalina Manulang dalam persidangan di Pengadilan Tipikor dikarenakan sakit, karena sebelumnya telah dijadwalkan  Angelina Sondakh dan Mindo Rosalina Manulang rencananya hari ini akan dipertemukan dalam persidangan dengan terdakwa Nazaruddin mengenai percakapan BlackBerry Messenger (BBM). Rosa sudah mengakui adanya percakapan itu, sedangkan Angie membantah bahkan dia mengaku baru memiliki BlackBerry pada akhir 2010.

Perihal dengan pertanyaan apakah siap menjadi penghuni pertama di rutan KPK, alasannya Angelina Sondakh yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek wisma atlet dan Ketua KPK Abraham Samad pernah mengatakan sebelumnya bahwa bila kasus sudah naik ke proses penuntutan, Angie akan ditahan. Selain Angie, sebetulnya ada beberapa tersangka lain yang sudah ditetapkan namun belum ditahan. Salah satunya mantan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S. Goeltom .

Pada hari Jum'at (2/3) setelah beberapa lama terkesan menutup diri sejak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap wisma atlit, Angelina Sondakh hari ini kembali hadir di gedung DPR. Angie mengatakan kembali aktifnya dia di parlemen sudah atas persetujuan fraksinya dan kedatangannya pada hari itu untuk meminta ijin selama dua minggu untuk menyelesaikan perkara hukum yang sedang dijalaninya. Namun sampai saat ini Angelina Sondakh belum mempersiapkan pengacara untuk mendampinginya menghadapi persoalan kasus wisma atlet ini.

Mengenai gaji yang masih diterima dari DPR tentang Angelina Sondakh, tersangka kasus dugaan suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games, Palembang, Sumatra Selatan, masih diberi gaji dari Sekretariat Jenderal DPR. Ketua Badan Kehormatan DPR Muhammad Prakosa mengatakan bahwa Angelina Sondakh alias Angie selama ini diberikan izin Fraksi Partai Demokrat untuk tak hadir dalam sidang paripurna. Makanya, Angie masih diberi gaji. Namun jika tiga bulan berturut-turut tidak hadir maka Badan Kehormatan bisa mengeluarkan dari keanggotaan (DPR).

Menurut pendapat pengacara Hotman Paris Hutapea mengenai Angelina Sondakh, tersangka kasus dugaan suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games ini bahwa Angelina Sondakh akan bebas. Hotman Paris mengatakan “Isi BBM (BlackBerry Messenger) tidak bisa dipakai alat bukti karena menurut undang-undang, satu saksi bukan saksi, harus minimum dua. Jadi baru satu (Rosa) dan dibantah Angie. Sehingga tidak bisa dipakai sebagai alat bukti,” Dan Hotman menyalahkan KPK pimpinan zaman Bibit-Chandra karena keterlibatan Angie sudah ada dalam BAP Yulianis di bulan Juli-Agustus 2011 dan sejak itu keterlibatan Angie ini tidak didalami oleh penyidik KPK. Saat ini KPK hanya fokus pada ke Nazaruddin bahkan keterlibatan Angie tidak disidik juga BB Angie yang hilang entah ke mana, tidak disita padahal itu bukti utama. Penyidik tidak mencari bukti sekunder dan juga tidak ada usaha dicari ke operator. Hotman Paris menilai, tidak mendalamnya penyidikan KPK ini membuat Angie bisa bebas. Apalagi, menurut Hotman, sejak awal KPK terkesan tidak menginginkan Angie menjadi tersangka. “Penyidik tidak mendalami dan mencari bukti tambahan. Kalau hal itu terjadi pasti Angie bebas,” katanya.

Sumber Referensi

Ini Alasan Kubu Nazaruddin Konfrontasi Angelina-Rosa (Tribun News)
Polda Sudah Terima Laporan Palsu Kesaksian Angelina Sondakh (Tribun News)
Angie Puluhan kali Sebut Kata Sabar dalam Jumpa Pers (Tribun News)
Ada yang Mendesain Kesaksian Angelina Sondakh? (Republika)
Angie Gunakan BB Terekam Liputan 6 SCTV (Berita.plasa.msn.com)
”Ibu Artis” Dulu Lainnya Menyusul (antikorupsijateng.wordpress.com)
Foto dari berbagai sumber di internet.

Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons