Selasa, 20 Maret 2012

Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan BBM (3 - 19 Maret 2012)

Rencana kenaikan BBM oleh pemerintah pada 1 April 2012 mendatang terus mendapatkan penolakan melalui aksi protes dari berbagai mahasiswa dan kelompok dari masyarakat diberbagai daerah dengan berbagai tuntutan yang terkait dengan beragam isu yaitu isu sosial, isu ekonomi, dan isu politik seperti kenaikan BBM hingga menurunkan rezim pemerintahan SBY-Boediono.

Berbagai aksi tersebut dilakukan karena kenaikan BBM yang dilakukan pemerintah dinilai akan membuat rakyat menjadi sengsara karena nantinya akan ikut mengerek naik harga-harga kebutuhan pokok masyarakat sehingga biaya hidup yang semakin tinggi tersebut tidak menguntungkan masyarakat miskin, sedangkan pertimbangan pemerintah untuk memberikan kompensasi berupa tambahan sekolah, raskin, BLT, dan bantuan sosial dinilai masih tidak menguntungkan.

Aksi-aksi protes yang dilakukan diberbagai kota dan daerah tampaknya tidak hanya pada isu ekonomi soal kenaikan BBM namun juga telah sampai pada isu politik perihal turunnya SBY-Boediono yang selama ini dinilai tidak berpihak kepada rakyat, karena selama ini banyak kasus korupsi yang merugikan negara masih belum tuntas yang membuat pembangunan menjadi terganggu dan pentingnya penyitaan kekayaan para koruptor (baca: memiskinkan koruptor) untuk kepentingan pembangunan, juga kenaikan BBM seharusnya tidak dilakukan mengingat pemerintah masih dapat menaikkan pajak barang mewah. 

Mengenai isu politik yang berkembang dalam setiap aksi protes kenaikan BBM tidak lantas membuat  pemerintah merubah kebijakannya bahkan pemerintah tidak mengkuatirkan jika demontrasi semakin meluas, karena pemerintah saat ini sedang mengadakan sosialisasi ditingkat daerah, akademik hingga forum rektorat.

Dalam materi yang disampaikan presiden SBY kepada beberapa kampus seperti UI, ITB, ITS, dan UGM meminta agar kalangan perguruan tinggi berperan melakukan riset tentang sumber energi alternatif agar tidak selalu tergantung dengan BBM. Sosialisasi tersebut bukan terkait dengan unjuk rasa mahasiswa yang selama ini masih bergulir di berbagai tempat, namun dalam hal unjuk rasa pemerintah meminta untuk tidak anarkis dan mengganggu kepentingan umum dalam penyampaian aspirasi karena aparat kepolisian pastilah tidak akan tinggal diam jika menyangkut gangguan ketertiban masyarakat.  

Selain berbagai upaya yang sedang dilakukan oleh pemerintah untuk dapat memberikan solusi alternatif tersebut, presiden SBY juga menanggapi beberapa aksi protes yang selama ini terkesan mendiskreditkan pemerintahan SBY-Boediono dengan menolak kenaikan harga BBM dan menuntut Presiden SBY dan Wapres Boediono turun, selain itu pula SBY-Boediono dinilai telah menghianati rakyat karena kebijakan tersebut dipastikan semakin menambah beban rakyat.

Dalam pertemuan silaturahmi dengan petinggi dan pengurus Partai Demokrat, Presiden SBY yang juga Ketua Dewan Pembina Demokrat menanggapinya dengan pernyataan "Ada gerakan aneh yang kurang lebih intinya, pokoknya pemerintahan Presiden SBY sebelum 2014 harus jatuh", serta menegaskan soal adanya agenda politik yang terselubung untuk  tujuan menjatuhkan Presiden dibalik unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM.

Presiden SBY juga menyatakan keluh kesahnya menghadapi berbagai tekanan dan perubahan selama ini, karena dirinya sebagai pemimpin negara sebenarnya sangat peduli dan memikirkan kepentingan rakyat miskin dan selalu berusaha membuat kebijakan dengan hitungan yang cermat untuk penyelamatan ekonomi Negara dan rakyat Indonesia.

Berita yang penulis himpun dari berbagai media terkait isu ekonomi, sosial, hukum, dan politik diberbagai tempat di Indonesia sebagai aksi protes dari berbagai elemen masyarakat yang tidak menginginkan rencana pemerintah perihal kenaikan BBM pada bulan April mendatang, dan aksi tersebut telah menyentuh ranah isu politik yang menginginkan turunnya SBY-Boediono sebagai presiden dan wakil presiden sehingga terkesan adanya kelompok terselubung yang menginginkan ketidakstabilan dalam pemerintahan saat ini, tetapi jika secara seksama dari berbagai alasan mengapa aksi unjuk rasa menginginkan pergantian rezim SBY-Boediono bisa saja ini terkait dengan keprihatinan masyarakat selama ini terhadap rezim terkait dengan beberapa isu utama.

Dalam isu utama ada persoalan kemiskinan yang tak kunjung usai, ketidakseimbangan pendapatan, kesenjangan sosial antara orang kaya dan orang miskin, pengangguran, kasus korupsi, ketidakadilan hukum, infrastruktur ekonomi yang kurang memadai, perumahan rakyat, pendidikan, persaingan usaha yang tidak adil sebab impor yang berlebih dan persoalan sampah.

Aksi unjuk rasa semakin meluas menuntut dibatalkannya kenaikan BBM berasal dari berbagai elemen masyarakat seperti yang penulis kutip dari beberapa harian surat kabar online. (Mohon maaf atas aksi yang tidak penulis masukkan didalam deretan aksi dibawah ini karena keterbatasan penulis menemukan berita)

 03 MARET 2012 

Harga BBM telah naik, namun penolakan terhadap keputusan pemerintah ini terus ditolak. Ratusan orang dari Aliansi Mahasiswa Untuk Kebangkitan (AMUK) pun berdemo, Mereka menggeruduk Gedung Sate, Bandung. AMUK juga menyerukan kepada rakyat dan seluruh elemen pergerakan mahasiswa untuk tidak terpancing kepada langkah-langkah anarkisme dalam menyerukan penolakan BBM. (Detik Foto, 3 Maret 2012)
Aksi mahasiswa Universitas samawa (Unsa) yang menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di kabupaten Sumbawa berlanjut. Bahkan kamis (29/3) sore hari mereka berorasi di depan ‘kampus biru’. Dalam aksi tersebut, Mahasiswa Unsa menutup sebagian ruas jalan dan melakukan sweeping terhadap kendaraan yang mengangkut BBM dan kendraan yang menggunakan plat merah. “Ini bentuk kekecewaan kami karena pemerintah telah mencubit rasa keadilan kaum miskin,” ujar Alan Silkajabi dalam orasinya. Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut tidak berlangsung lama karena dibubarkan oleh aparat kepolisian. Namun saat aparat mencoba membubarkannya, terjadi perang mulut antara mahasiswa dengan aparat kepolisian. Beruntung tidak sampai kepada hal yang bersifat anarkis dan bentrok. (Sumbawa News, 3 Maret 2012) 
 06 MARET 2012 

Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Kemerdekaan Nasional (Graknas), melakukan aksi teatrikal saat berunjukrasa di kantor DPR Sulsel, Selasa (6/3). Mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM karena hanya menambah derita rakyat. (Antara, 6 Maret 2012)
Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mendapat penolakan keras mahasiswa Pandeglang. Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Mansyur (STAISMAN) Pandeglang melakukan aksi unjuk rasa di depan kampus mereka untuk menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM. (Banten Pos, 6 Maret 2012)
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tanjungpinang saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kepri, kemarin. Mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. (Tanjungpinang Pos, 6 Maret 2012) 
 07 MARET 2012 

Aksi teatrikal mewarnai unjuk rasa puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pancasila Provinsi Jabar di depan kantor PT Pertamina (Persero) Unit Pemasaran III Cabang Bandung, Jalan Wirayudha Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/3). Aksi dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dianggap akan menyengsarakan rakyat. (Bisnis Jabar, 7 Maret 2012)
Sekitar 1.000 mahasiswa dari berbagai fakultas, gabungan sejumlah perguruan tinggi di Kota Kendari, Senin (12/3), mengelar aksi di halaman kantor RRI Kendari. Aksi tersebut merupakan lanjutan penyampaian aspirasi mahasiswa yang berlangsung di Gedung DPRD Sulawesi Tenggara,  guna mendesak pemerintah membatalkan rencana kenaikan harga BBM dan Tarif Dasar Listrik (TDL), serta menurunkan harga sembako. Aksi mahasiswa di Kantor RRI Kendari tersebut diterima langsung Kepala LPP RRI Kendari, Ferry Tobing, Kepala Seksi Pemberitaan Zakaria Sidik dan kepala Seksi Siaran Densik.Setelah bernegosiasi, perwakilan mahasiswa diperbolehkan menyampaikan aspirasinya secara langsung melalui siaran programa dua Kendari, dipandu langsung Zakaria Sidik. (RRI, 12 Maret 2012)
Puluhan aktivis mahasiswa dari BEM IAIN Antasari dan KAMMI serta HMI “menyerbu” gedung DPRD Kalsel. Mereka menyampaikan penolakan atas usulan pemerintah pusat menaikkan harga BBM pada April nanti. Aksi para mahasiswa bahkan sempat diwarnai dengan penghadangan satu truk tangki BBM. Mereka juga sempat berorasi di bundaran Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, sebelum menyampaikan aspirasi ke DPRD Kalsel. Dalam orasinya, mahasiswa meminta pemerintah membatalkan usulan kenaikan BBM, karena dianggap mencederai perasaan rakyat Indonesia. (Tubas Media, 7 Maret 2012)
Massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi unjuk rasa, di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/3). Aksi damai yang diikuti puluhan mahasiswa itu, merupakan bentuk penolakan terhadap rencana pemerintah menaikkan harga dan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dinilai bukan pilihan yang tepat. (Bisnis Jabar, 7 Maret 2012) 
 08 MARET 2012 

Dalam aksi tersebut mahasiswa  menyuarakan tiga tuntutan atau disebut TRITUMA (tiga tuntutan mahasiswa) adalah : 1.TURUNKAN BBM,TDL, SEMBAKO 2.TANGKAP PARA KORUPTOR 3.HAPUSKAN NEO KOLONIALISME DAN IMPERIALISME. (Ikami Sulsel, 9 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Jabar menyandera truk Pertamina saat melakukan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM di Jalan Surapati Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/3). Aksi spontan menaiki truk Pertamina ini adalah dampak kesewenang-wenangan pemerintah meblokade aksi penolakan kenaikan BBM. (Bisnis Jabar, 8 Maret 2012) 
Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), berunjuklrasa di kantor DPR Sulsel, Kamis (8/3). Mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM karena sangat merugikan rakyat khususnya rakyat miskin dan seorang mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) memecahkan pintu kantor DPR Sulsel saat berunjuklrasa bersama ratusan mahasiswa lainnya di kantor DPR Sulsel, Kamis (8/3). (Antara, 8 Maret 2012)
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kalimantan Barat, Kamis (8/3), melakukan demonstrasi di Bundaran Tugu Digulis Universitas Tanjungpura Pontianak, menolak rencana pemerintah yang akan menaikkan bahan bakar minyak bersubsidi. (Ketik Saja, 8 Maret 2012) 
Di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, gerakan protes atas rencana pemerintah itu kian meluas. Kamis siang (8/3) puluhan mahasiswa yang terhimpun dalam Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) dan Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) berunjukrasa dengan melakukan aksi bakar ban bekas di jalan raya, pusat alun-alun Kota Kendari. Menurut mahasiswa, kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM dan TDL sangat tidak pro rakyat. Ironisnya lagi, kebijakan tersebut diberlakukan ditengah kemiskinan yang masih melilit jutaan rakyat Indonesia. Karenanya, mahasiswa menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menolak kebijakan pemerintahan SBY-Boediono itu. (Berita Kendari, 8 Maret 2012)
 09 MARET 2012 

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatun Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) melakukan aksi tretarikat di Makassar, Sulsel, Jumat (9/3). Aksi tersebut merupakan aksi protes terhadap rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dianggap menyusahkan rakyat miskin. (Antara, 9 Maret 2012)
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Makassar, berunjukrasa di Tol Reformasi Makassar, Sulsel, Jumat (9/3). Mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM karena hanya menambah penderitaan rakyat karena kenaikan BBM akan berdampak pada kenaikan Sembako. (Antara, 9 Maret 2012)
Puluhan polisi berjaga di depan kantor Pertamina Region IV Yogyakarta saat massa mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO UIN Sunan Kalijaga menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pertamina tersebut di Jalan Mangkubumi, Jogja, Jumat (9/3/2012). Mereka menolak rencana kebijakan pemerintah yang akan menaikan harga BBM karena dinilai akan menyengsarakan rakyat. (Sragen Pos, 9 Maret 2012) Sejumlah massa yang tergabung dalam HMI Yogyakarta terlibat aksi saling dorong saat melakukan aksi di depan Kantor Pertamina, Jl. Mangkubumi, Yogyakarta, Jumat (9/3). Dalam aksinya mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada April '12 mendatang karena dirasakan akan semakin memberatkan ekonomi rakyat miskin. (Antara, 9 Maret 2012)
 09 MARET 2012 

Puluhan mahasiswa yang ter­gabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unpatti Ambon, Jumat (9/3), menggelar de­monstrasi menentang kebijakan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan harga BBM dan TDL. Aksi tersebut bertempat di Kantor PT. PLN (Persero) Wila­yah Maluku dan Maluku Utara serta Kantor Gubernur Maluku. Dalam aksi yang dipimpin Koor­dinator Lapangan (Korlap), M Irsyad Sopalatu tersebut, pen­demo membawa sejumlah pam­flet yang bertuliskan ‘Satu Suara Turunkan Harga BBM, TDL. SBY-Boediono Harus Turun, ‘Naiknya Harga BBM Menam­bah Derita Rakyat, BBM + TDL Naik Menguntungkan Kaum Bermodal, Indonesia Merdeka Sudah 66 Tahun Tapi Rakyat Tetap Dijajah, BBM dan TDL Turun Rakyat Sejahtera’. (Siwalima, 10 Maret 2012) 

 11 MARET 2012 

 Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Barisan Perempuan Indonesia melakukan aksi teatrikal di Tugu Tani Jakarta (11/03). Aksi dengan membawa bahan-bahan kebutuhan pokok ini menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). (Tempo, 11 Maret 2012) 
Puluhan masa perempuan yang tergabung dalam Barisan Perempuan Indonesia, menggelar unjuk rasa dengan membawa sayur mayur di Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin (11/03). Aksi dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional menuntut pemerintah agar memberikan perlindungan dan rasa aman bagi kaum perempuan dari berbagai bentuk kekerasan serta menolak kenaikan harga BBM dan BLT. (Jpnn, 12 Maret 2012)  
 12 MARET 2012 

Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa, di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3). Aksi dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM), karena dianggap memberatkan dan tidak memihak pada rakyat. (Bisnis Jabar, 12 Maret 2012) 
Aksi unjuk rasa besar-besaran menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) digelar di Medan. Ratusan massa dari berbagai elemen saat ini menggelar aksi dengan berorasi dan mengusung sejumlah poster dan spanduk di Bundara Majestik di Jalan Gatot Subroto, Senin (12/3/2012). Peserta aksi merupakan gabungan dari sejumlah organisasi seperti SMI, FDM, HIMA-TOBASA, FAMUD, BARSDEM, PMKRI Cabang Medan, Perempuan Mahardika, PPRM dan elemen lainnya. Turut ambil bagian dalam aksi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Medan. (Medan Talk, 12 Maret 2012) 



Sekitar 600 orang mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta dan aliansi Pemuda Kebangsaan bergerak menuntut SBY-Boediono turun dari jabatannya Senin (12/3/2012). Mereka melaksanakan amanat Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (KONAMI) yang menolak Kenaikan BBM dan TDL dan menuntut SBY Mundur dari jabatannya karena gagal mensejahterakan rakyat. Aksi yang berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 malam tersebut diwarnai penangkapan 3 orang aktivis, pemukulan 1 mahasiswi dan semprotan cairan perusak mata oleh aparat. (Seruu, 12 Maret 2012)(Kabar Kampus, 13 Maret 2012) 
Sekitar 30 mahasiswa berunjuk rasa di depan Kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI), Cawang, Jakarta Timur. Mereka menutup jalan hingga tidak bisa dilalui. Sejumlah mahasiswa siang tadi berunjuk rasa di depan Istana Negara. Mereka menuntut kenaikan BBM dibatalkan. Aksi tersebut sempat memanas, 3 orang diamankan sementara satu orang terluka. (Merdeka, 12 Maret 2012) 
Sekitar 300 kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar menggelar unjuk rasa di bawah kolong fly over Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (12/3/2012), guna mengecam pemerintah yang berencana menaikkan harga BBM per tanggal 1 April 2012 mendatang.Selain membakar ban bekas di tengah perempatan Jalan Urip Sumoharjo-AP Pettarani, massa juga membawa poster-poster bertuliskan pesan penolakan kenaikan harga BBM, seperti 'BBM Naik-SBY Turun!'. Mereka juga membawa foto Presiden SBY yang sudah dicorat-coret. (Detik News, 12 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Makasar berunjuk rasa di jalan Tol Reformasi, Makassar, Sulsel, Senin (12/3). Mereka menolak rencana pemerintah untuk menaikkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. (Antara, 12 Maret 2012) 
Puluhan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malang, menggelar aksi di depan DPRD Kota Malang, Senin (12/3/2012). Mereka menolak rencana kenaikan harga BBM. (Kompas, 12 Maret 2012) 
 13 MARET 2012 

Aksi demonstrasi mahasiswa hukum UKI menentang kenaikan BBM akhirnya bentrok, Jakarta, Selasa (13/03). Bentrokan terjadi ketika mahasiswa ingin melakukan pemblokiran jalan Diponegoro tepat di depan Kampus UKI Jakarta. Polisi menghalau mahasiswa dengan tembakan gas air mata. (Kabar Kampus, 14 Maret 2012) Sejumlah anggota kepolisian berusaha berlindung saat mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Bersatu Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia melempar batu dari dalam gedung saat aksi penolakan kenaikan BBM dibubarkan di depan gedung UKI, Jakarta, Rabu (14/3). Aksi tolak kenaikan BBM kembali ricuh dan beberapa mahasiswa yang dianggap pemicu keributan telah diamankan kepolisian. (Analisadaily, 15 Maret 2012) Demonstrasi menolak kenaikan BBM di depan Kampus Universitas Kristen Indonesia, kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Selasa petang 13 maret 2012 berlangsung ricuh. Polisi membubarkan massa mahasiswa dengan menggunakan gas air mata. Awalnya demonstrasi yang dilakukan sekitar 20 mahasiswa itu berlangsung damai. Bentrokan dipicu saat massa demonstran mulai melakukan gerakan mendorong kepada petugas. (Vivanews, 13 Maret 2012 ) Petugas kepolisian berusaha menangkap mahasiswa ketika unjuk rasa berakhir ricuh, Rabu (14/3). Belasan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) menggelar aksi tutup jalan menuntut pembatalan kenaikan harga BBM di depan kampusnya di Salemba, Jakarta Pusat. Bentrokan tersebut memaksa mahasiswa merangsek masuk kedalam kampus. Sampai malam ini mahasiswa masih bertahan didalam kampus dan polisi tetap berjaga diluar gerbang. (Media Indonesia, 14 Maret 2012) (Fot Okezone, 14 Maret 2012)
Para pendemo yang membawa bendera organisasi menganggap SBY tidak becus mengurus pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, unjuk rasa dilakukan oleh massa PMII. Mereka mengancam akan menurunkan SBY-Boediono jika harga BBM tetap dinaikkan. (Detik News, 13 Maret 2012)
 Sejumlah lemen mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus berunjuk rasa di jalan Tol Reformasi, Makassar, Sulsel, Selasa (13/2). Dalam aksi terbut mereka mengajak masyrakat untuk bersama-sama menolak rencana pemerintah untuk menaikkan bahan bakar minyak (BBM). (Antara, 13 Maret 2012)
Puluhan buruh yang terdiri dari Serikat Buruh Transportasi Perjuangan (SBTPI), Serikat Pekerja Transportasi Jalan Raya (SPTJR), Serikat Pekerja Angkutan Pelabuhan (SPAPI), Serikat Buruh Jaya Readymix (SBJR), Serikat Pekerja TPK Koja (SP TPK Koja) melakukan aksi unjuk rasa. Mereka menentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak(BBM). (Tribun News, 13 Maret 2012)
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Mahasiswa Binjai (Geram Binjai) pada hari Selasa, 13 Maret 2012 mendatangi kantor DPRD Kota Binjai guna menyampaikan aspirasi mereka yang menolak rencana Pemerintah yang akan menaikan harga BBM bulan april 2012. (Sumut Daily.com, 13 Maret 2012)  
Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Jember, Jawa Timur, Selasa (13/3). Dalam aksinya mereka menolak kebijakan permerintah menaikkan harga BBM dan cabut Undang-undang Migas No.22/2001 serta Undang-undang Penanaman Modal Asing Np.25/2007. (berita.plasa.msn, 13 Maret 2012)
Mahasiswa yang tergabung dalam komite GAMPAR (Gerakan Aksi Mahaiswa dan Pemuda Anti Rezim) SBY-Boediono, memasang spanduk di pagar jalan tol depan Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta. Selasa (13/3). Dalam aksinya mereka menyerukan penolakan terhadap kenaikan harga BBM serta menuntut dijatuhkannya rezim SBY-Boediono. (GATRAimages, 13 Maret 2012)  
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) turun kejalan menolak kebijakan pemerintah menaikan harga BBM 1 April 2012 mendatang. Sepanjang aksi long march ini, para mahasiswa mengajak warga masyarakat untuk ikut bergabung dalam aksi yang mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian. (Foto Okezone, 13 Maret 2012) 
Sejumlah mahasiswa yang terdiri dari FAMUD (Forum Aksi Mahasiswa Untuk Demokrasi) melakukan aksi teatrikal dengan membakar ban saat berunjuk rasa di depan Universitas Nomennsen di Medan, Sumut (12/3). Mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) karena dirasakan akan semakin memberatkan ekonomi rakyat miskin. (Plural Foto, 13 Maret 2012) 
 14 MARET 2012 

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) cabang Bandung melakukan aksi unjuk rasa, di depan Gedung Sate di jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (14/3). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan kenaikan BBM dinilai berdampak pada semakin merajalelanya kemiskinan. (Pikiran Rakyat, 14 Maret 2012)
 Satu aktivis PMII Subang ditemukan koma di pinggir jalan dengan kondisi wajah berlumur darah dan bertelanjang dada. Korban yang diduga akibat kelaparan itu diseret dan dibawa ke gedung DPRD untuk diserahkan kepada wakil rakyat. Dengan kondisi tubuh memprihatinkan, korban tampak tidak berdaya dan memprihatinkan. Pemandangan itu terjadi saat aksi puluhan aktivis PMII Subang di depan gedung DPRD Subang. Mereka menolak keras rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM pada April mendatang. Mereka beralasan, kebijakan itu akan membuka peluang terjadinya peningkatan warga miskin. (Inilah Jabar, 14 Maret 2012)
Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang tergabung dalam Front Mahasiswa Berdaulat (FORMAD) melakukan aksi menolak kenaikan harga BBM di depan kampus utama UMSU, Jalan Muchtar Basri, Rabu (14/3). Namun unjuk rasa tersebut sempat menimbulkan keributan antar mahasiswa karena memblokir dan membakar ban di jalan. (Medan Magazine, 14 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa Universitas Hasanuddin berunjuk rasa di depan kampusnya, Makassar, Sulsel, Rabu (14/3). Dalam aksi menolak rencana pemerintah untuk menaikkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, mereka juga menuntut untuk merevitalisasi perusahaan asing. (Antara, 14 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Makassar, berunjukrasa di kantor Pertamina Makassar, Sulsel, Rabu (14/3). Mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM karena kenaikan BBM akan berpengaruh pada kenaikan Sembako sehingga hanya menyengsarakan rakyat. (Antara, 14 Maret 2012)
Malam, Jl Cilosari sekretariat Bersama HMI Jakarta terjadi serangan aparat kepolisian dan penangkapan 3 anggota HMI. Peristiwa yang diawali dari aksi penolakan kenaikan harga BBM pada pukul 20.00 wib di seputaran pasar Cikini jl Cilosari. Ratusan aparat kepolisian satu kompi mendesak masuk puluhan Aksi demostran ke dalam gang dan sekretariat. Akibatnya terjadi pengejaran aparat kepolisian ke dalam sekretariat dan menodongkan senjata kepada anggota HMI di dalam sekretariat. (Kompasiana, 15 Maret 2012) Pasukan Brimob melakukan aksi pembubaran paksa aksi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Cilosari, Cikini, Jakarta Pusat. Pasukan Brimob juga melakukan penangkapan atas tiga aktivis mahasiswa HMI Cilosari, Rabu 14 Maret 2012. Penangkapan dilakukan petugas dengan menyerbu sekretariat HMI Badko DKI Jakarta  di jalan Cilosari, setelah sebelumnya membubarkan paksa aksi menolak kenaikan BBM yang dilakukan mahasiswa pada malam hari di sekitar kantor Sekretariat mereka. Para mahasiswa berlarian ke dalam kantor sekretariat mereka, namun pasukan Brimbob menyerbu hingga ke dalam. (Podium Interaktif, 15 Maret 2012)  Aparat keamanan itu mengobrak-abrik sekretariat HMI di Jalan Cilosari 17 Cikini Jakarta Pusat, dan menodong tiga kader HMI yang sedang berada di sana tanpa alasan jelas, serta menangkap tiga mahasiswa. (Gatra, 16 Maret 2012) 
Ratusan mahasiswa mengatasnamakan BEM Bandung Raya berunjuk rasa di Gedung Sate. Mereka mengancam akan melakukan aksi setiap hari menolak kenaikan harga BBM. (Detik Foto, 14 Maret 2012) 
Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2012). Dalam aksinya mereka menolak kenaikan harga BBM karena akan hanya menyengsarakan rakyat. (Foto Okezone, 14 Maret 2012) 
Seorang pengunjuk rasa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Medan, memegang poster ketika berunjuk rasa di Bundaran Majestik, Medan, Sumut, Rabu 14 Maret 2012. Mereka menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), karena dianggap akan menyengsarakan rakyat. (Plural Foto, 14 Maret 2012) 
 15 MARET 2012 

 Aksi penolakan terhadap rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Tarif Dasar Listrik (TDL) terus mendapat penolakan. Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang tergabung dalam aliansi mahasiswa UMSU untuk rakyat (AMUK-RAKYAT) menggelar unjuk rasa di depan PT. Pertamina (Persero) UPMS – 1 di Jalan Putri Hijau. Aksi serupa kemudian dilanjutkan ke Kantor Gubernur di Jalan Diponegoro Medan dan Kantor DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan.Aksi di depan kantor PT Pertamina dihiasi dengan orasi oleh sejumlah mahasiswa. Menurut mahasiswa, seharusnya Pertamina yang bisa mengendalikan dan mengontrol  harga BBM. (Medan Talk, 15 Maret 2012) Massa mahasiswa yang jumlahnya ratusan mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Untuk Rakyat (AMUK) Rakyat, hanya berkumpul dan terduduk di luar pagar gedung wakil rakyat sembari menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sementara itu puluhan aparat kepolisian dibantu petugas Satuan Pengaman (Satpam) Gedung Dewan berjaga-jaga, di depan pintu pagar. (Berita Sore, 15 Maret 2012)
Puluhan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM dengan memblokir sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Cikini Raya, Jakarta, Kamis (15/3). Selain memblokir SPBU massa HMI juga memblokir jalan raya di kawasan tersebut sehingga mengakibatkan kemacetan panjang. (Media Indonesia, 15 Maret 2012) Tidak puas menutup stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Jalan Cikini, puluhan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan aksi bakar ban bekas. Akibat aksi tutup jalan ini kemacetan panjang terjadi di Jalan Raya Cikini yang mengarah ke Jalan Pegangsaan Timur. (Viva News, 15 Maret 2012) Puluhan kader dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan aksi tutup Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Kamis sore (15/3/2012). Dalam keterangannya, salah satu orator HMI menyatakan, menolak kenaikan harga BBM dan Kapolri harus bertanggung jawab terhadap penyerangan markas HMI. Akibat aksi itu, lalu lintas Jalan Cikini Raya hingga menuju Salemba terpantau padat merayap. Aksi itu menjadi pusat perhatian warga. (Okezone News, 15 Maret 2012) Massa menutup pintu masuk SPBU sehingga puluhan kendaraan yang akan mengisi BBM mengurungkan niatnya. Selain memblokir pintu masuk SPBU, beberapa orang juga melakukan aksi coret menggunakan pilok berwarna merah dengan tulisan "Tolak Kenaikan BBM" pada tembok dan jalan di pintu masuk SPBU. (Tribun News, 15 Maret 2012) (Foto Okezone, 16 Maret 2012) (Foto Okezone, 16 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa Universitas 45 Makassar, berunjukrasa dengan membakar keranda mayat di Tol Reformasi Makassar, Sulsel, Kamis (15/3). Mereka membakar keranda mayat sebagai bentuk matinya nurani pemerintah yang berencana menaikkan harga BBM yang hanya menambah penderitaan rakyat. (Antara, 15 Maret 2012)
Mahasiswa Semarang kembali turun ke jalan, menggelar demonstrasi menolak rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Demo dimulai dari depan patung Pangeran Diponegoro, kampus Undip, Peleburan, Kamis (15/3/2012), dilanjutkan di depan kantor DPRD Jateng Jl Pahlawan. Dalam aksinya, puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Fakultas Syariah IAIN Walisongo, Semarang menuntut Presiden SBY dan Boediono mundur bila tetap memaksakan kenaikan BBM. (Solo Pos, 15 Maret 2012)  
Unjuk rasa mahasiswa menolak kenaikan harga BBM. (Jaring News, 15 Maret 2012)
Sejumlah polisi mengamankan mahasiswa yang diduga provokator saat berunjuk rasa di depan Kantor BP Migas Pekanbaru, Riau, Kamis (15/3). Dalam aksinya, sekitar 20 mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia menyuarakan agar BP Migas transparan, tidak korupsi dan melawan tekanan kuasa modal asing. (Tribun News, 15 Maret 2012)
 
Saat tuntutan mereka di tandatangani, tuntutan yang ketiga dicoret. Mahasiswa kemudian melakukan perundingan, dan delapan orang menuju salah satu ruang di DPR kemudian menurunkan foto pemimpin negara. Malangnya saat diturunkan, foto besar itupun terbalik dan jatuh hingga kacanya bertebaran dilantai gedung. Enam mahasiswa diamankan petugas keamanan dalam DPR. (Viva News, 15 Maret 2012) Awalnya, enam pemuda itu hendak mengangkat bingkai foto agar tali pengait yang tersangkut di paku terlepas. Setelah itu, foto itu dibalikkan lalu dijatuhkan ke lantai dengan posisi kepala di bawah. Sontak kaca bingkai pecah dan Foto Presiden SBY Jatuh Di Gedung Nusantara III DPR Senayan Jakarta. Mereka adalah Muhammad Maulana, Yopta Eka Saputra, Yudi Yudistira Nugraha, Achyar Al Rasyid, Novento Ade Putra Hutagalung, dan Galih. Empat orang di antaranya berasal dari Universitas Pasundan, satu dari Sekolah Tinggi Telekomunikasi, dan satu lagi STIE Budi Pertiwi Karawang. (Blogspot Pemula, 15 Maret 2012) Aliansi BEM Jabar yang terdiri dari 15 kampus di Jabar menyesalkan penangkapan terhadap enam aktivisnya yang dituding melakukan perusakan foto Presiden SBY di Gedung DPR RI. Mereka tidak memiliki niat merusak foto wajah orang nomor satu di Indonesia tersebut. (Detik Bandung, 15 Maret 2012) Sejumlah mahasiswa yang tak puas audiensi dengan Pimpinan DPR terkait kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) melakukan aksi di pelataran depan Gedung Nusantara III DPR dengan menurunkan bingkai foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jakarta, Rabu (14/3/2012). Dalam aksi tersebut kurang lebih Lima pelaku pembanting bingkai foto SBY diamankan. Sedangkan 10 orang lainnya berusaha menaiki Gedung Kura Kura DPR, namun tak berlanjut karena langsung diamankan Pamdal DPR. (Foto Okezone, 15 Maret 2012)
Aparat kepolisian menangkap seorang aktivis mahasiswa dalam demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di Kota Bengkulu, Kamis (15/3). Aksi menolak kenaikan harga BBM tersebut berakhir bentrok. (Antara, 15 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa dan polisi terlibat saling dorong saat mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan BBM di Jalan Pemuda, Cirebon, Jabar, Kamis (15/3). Aksi penolakan kebijakan pemerintah tentang kenaikan harga BBM di April mendatang berlangsung ricuh saat polisi membubarkan secara paksa. (Antara, 15 Maret 2012) Sejumlah mahasiswa membakar ban dan memblokir jalur pantura Cirebon menuju Jateng di simpang tiga Kedawung, Cirebon, Jabar, Kamis (15/3). Aksi penolakan kebijakan pemerintah tentang kenaikan harga BBM di April mendatang berlangsung ricuh saat polisi membubarkan secara paksa. (Antara, 15 Maret 2012) 
Demonstrasi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kian marak. Salah satunya, aksi 5 manusia bertopeng yang menyambangi Istana Merdeka, Jakarta. Pengamatan detikcom, Kamis (15/3/2012), 5 orang mengenakan topeng kayu warna putih dan merah berdiri berjejer sambil membentangkan spanduk bertuliskan "Tolak kenaikan harga BBM, naikkan upah buruh, dan laksanakan reforma agraria sejati", dan "SBY-Boediono rezim antirakyat-boneka imperialis Amerika. Hentikan perampasan upah, tanah, kerja." (Detik News, 15 Maret 2012) 
Ratusan buruh berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM. Mereka menyegel dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) yang berada di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang yang ada di kawasan Kecamatan Tigaraksa. Aksi penyegelan dilakukan buruh saat tengah berkonvoi menuju kantor DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis (15/3/2012). Kedua SPBU yang disegel buruh adalah SPBU No. 15704 dan SPBU No. 1570. (Detik News, 15 Maret 2012) 
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung menghalang mobil dinas “plat merah” yang melintas di kawasan Bundaran Majestik, ketika para mahasiswa berunjuk rasa menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Medan, Sumut, Selasa 20 Maret 2012. (Plural Foto, 15 Maret 2012) 
 16 MARET 2012 

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kalimantan Tengah (GERAM) melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kalteng, hari Kamis siang. (Sumut Pos, 16 Maret 2012)  
Puluhan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta, melakukan aksi long march dari kawasan titik nol Yogyakarta menuju Kepatihan, kantor DPRD DIY dan kantor Pertamina Yogyakarta di Kawasan Jalan Mangkubumi, Rabu (16/3). Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah terkait rencana menaikkan harga BBM. (Kedaulatan Rakyat, 16 Maret 2012)
Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) IISIP melakukan aksi unjuk rasa menolak rencana kenaikan BBM di Lenteng Agung, Jakarta. (Viva News, 16 Maret 2012) 
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Makassar, menyandera mobil dinas di depan sekretariat HMI Cabang Makassar, Sulsel, Jumat (16/3). Mereka meminta agar pemerintah membatalkan rencana menaikkan harga BBM. (Antara, 16 Maret 2012) 
 Aksi unjukrasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menolak kenaikan harga BBM 1 April mendatang sempat bentrok dengan aparat. Pasalnya mahasiswa berusaha memblokir jalan sehingga arus lalu lintas di sepanjang jalan protokol macet total. Selain itu puluhan mahasiswa tersebut melakukan orasi meminta dukungan dari pemerintah Bangkalan untuk menolak rencana kenaikan BBM. Pantauan beritajatim.com, kericuhan terjadi, bermula saat pengguna sepada motor yang berusaha menerobos barisan mahasiswa yang sedang berorasi, sehingga memicu kemarahan mahasiswa. (Berita Jatim, 16 Maret 2012)
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta menyegel Kantor Pertamina Region IV di Jalan Pangeran Mangkubumi. Mereka menolak kebijakan pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). (Okezone News, 16 Maret 2012) 
Sejumlah mahasiswa menutup jalan saat berunjukrasa di Makassar, Jumat (16/3). Mereka meminta agar pemerintah membatalkan rencana kenaikan harga BBM karena kenaikan harga BBM akan menambah penderitaan rakyat. (Antara, 16 Maret 2012)
Tolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) gelar aksi teatrikal di Jalan Diponegoro, di depan halaman Gedung Sate, Jumat (16/3/2012). Dalam aksinya, empat orang dicat putih di bagian kepala hingga kaki, sebagian di antaranya dicat merah. Keempat orang itu tidur di Jalan Diponegoro hingga membuat polisi terpaksa memblokir jalan. (Detik Bandung, 16 Maret 2012) 

Sejumlah aktifis yang tergabung Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR) Tuban melakukan aksi demo menolak kenaikan harga BBM dan menuntut SBY-Boediono mundur dari jabatan di pertigaan monumen Adpada Pancasila di jalur pantura, Jumat (16/3/2012). Massa memblokir jalur pantura dengan berbaring di tengah jalan, akibatnya kendaraan mengalami kemacetan panjang, yang kemudian dialihkan oleh petugas kepolisian melalui jalur lain. (Jurnal Berita, 17 Maret 2012)
Unjuk rasa penolakkan kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) meluas. Kemarin, di Sukabumi sedikitnya 30 mahasiswa tergabung Forum Aktivis Sukabumi Untuk Rakyat (Fraksi Rakyat)  Badan Eksekutif Mahsiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dan Himpunan Mahsiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Kota Sukabumi unjuk rasa menolak kebijakkan tak populis tersebut.Para mahasiswa ini unjuk rasa terpusat di  di perempatan Degung, Jalan KH A Sanusi, Kota Sukabumi. Dalam aksinya mahasiswa membakar ban bekas,menyegel stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Warung Adang di Jalan  KH A Sanusi serta menyandera  truk tronton gas ekpiji saat melintas di Jalan Cemerlang, Kecamatan Warudoyong. (Radar Sukabumi, 16 Maret 2012)
Sekitar 30 mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar unjuk rasa di depan pintu gerbang tol Bekasi Barat, Jumat (16/3), untuk menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Unjuk rasa yang dipusatkan tepat di depan pintu keluar gerbang tol Bekasi Barat itu menyebabkan tersendatnya laju kendaraan sebab titik itu pun merupakan pusat keramaian di Kota Bekasi. (Pikiran Rakyat, 16 Maret 2012) 
Aksi demonstrasi menolak rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasswa (BEM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon berakhir ricuh.  Massa pendemo yang berjumlah ratusan mahasiswa terlibat baku hantam dengan aparat Kepolisian. Perkelahian antara mahasiswa dengan polisi berawal dari masa pendemo memaksa masuk melalui pintu depan kantor Gubernur sambil menggoyang-goyang pintu pagar yang sementara dikawal ratusan aparat. Aparat Kepolisian akhirnya membuka pintu pagar namun pendemo masih tetap saja beringas. Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP. Soeharwiyono yang ada diantara masa pendemo tidak luput dari pengeroyokan. (Berita Maluku, 16 Maret 2012) 
Sekitar 70 Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Nasional Untuk Keadilan Rakyat (KONTRA) yang terdiri dari PMII, GMKI, PRP bentrok dengan aparat saat melakukan unjukrasa menolak rencana Pemerintah menaikkan harga BBM, di kantor DPRD Kabupaten Polewali Mandar. (Seputar Indonesia, 16 Maret 2012)
Mahasiswa yang tergabung dalam FAMPIR (Forum Anti Pemiskinan dan Penindasan Rakyat) TTU melakukan aksi blokir jalan di Perempatan Tulip, Jalan Eltari Kota Kefamenanu, TTU. (Kupang Pos, 16 Maret 2012) 
 17 MARET 2012 

Puluhan orang yang tergabung dalam Persatuan polotik rakyat miskin (PPRM) melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM dan TDL. Aksi dimulai dari taman parkir Abu Bakar Ali. Massa kemudian berjalan menuju kantor DPRD DIY. Kendati kantor tersebut tidak menampakkan aktivitas, namun para aktivis tetap melakukan aksi di halaman kantor dengan penjagaan sejumlah aparat polisi dan petugas keamanan DPRD. (Harian Jogja, 17 Maret 2012) 
Aksi membakar keranda dan ban bekas mewarnai unjuk rasa yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Yogyakarta di Simpang Tiga Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Depok, Sleman, Sabtu (17/3/2012). Aksi demonstrasi menentang rencana kenaikan harga BBM terus terjadi, dalam orasinya mereka berpendapat bahwa kenaikan harga BBM hanya akan menyengsarakan rakyat kecil. (Sragen Pos, 17 Maret 2012) Kericuhan sempat terjadi saat berlangsungnya aksi demonstrasi yang dilaksanakan oleh sekitar 250 mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) DIY, Sabtu (17/03/2012) pagi di perempatan UIN Sunan Kalijaga. Kejadian itu bermula ketika polisi berupaya menertibkan aksi demo yang sudah memacetkan lalu lintas di kawasan tersebut. Tak terima didorong paksa aparat kepolisian, para mahasiswa pun bereaksi dengan mendorong balik sembari melemparkan botol-botol air mineral. Namun, perlahan, kerumunan bisa dikendalikan sehingga kemacetan parah bisa terurai. (Tribun News, 17 Maret 2012)
Massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Aceh, menggelar aksi demo penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Sabtu (17/3). (Tribun News, 18 Maret 2012) 
 18 MARET 2012 

Sejumlah massa dari sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi damai penolakan kenaikan BBM di Depan DPRD Propinsi, Jl. Malioboro, Jogja, Minggu (18/3). Menjelang keputusan akan dinaikkannya harga BBM, Berbagai aksi unjukrasa terjadi di sejumlah daerah yang di lakukan oleh berbagai elemen mahasiswa maupun masyarakat. (Bisnis Jateng, 18 Maret 2012) 
Mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Muda Mahasiswa Aceh berunjuk rasa di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Minggu (18/3). Mereka menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Massa berangkat dari Hotel Rajawali, Banda Aceh usai mereka mengikuti pelatihan pengkaderan BM2A di hotel tersebut. Massa yang menggunakan sepeda motor tiba di Bundaran Simpang Lima sekitar pukul 15.00 WIB, selain membawa poster dan spanduk berisi penolakan terhadap kenaikan harga BBM, para mahasiswa ini juga secara bergantian berorasi menolak rencana pemerintah pusat itu. (Serambi Indonesia, 19 Maret 2012)  
 19 MARET 2012 

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Mojokerto melakukan aksi penggalangan tanda tangan. Usai melakukan long march serta menggalang tanda tangan, massa melakukan aksi di depan Pemkab Mojokerto. Mereka menyerukan tuntutan untuk menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Kenaikan harga BBM telah mengindikasikan bahwa pemerintah telah melakukan pembodohan dan kebohongan pada publik. (Berita Jatim, 19 Maret 2012)
Sejumlah pengunjuk rasa yang tergabung dalam Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia, berunjuk rasa dengan membawa peralatan masak, di halaman gedung DPRD Kota Medan, Sumut, Selasa (20/3). Mereka menilai rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan langkah menuju liberalisasi pengelolaan migas di Indonesia. (Antara, 19 Maret 2012)
Massa dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Salatiga berunjukrasa menolak kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan Bantuan Langsung Sementara Mandiri (BLSM) karena menjadikan masyarakat bermental miskin (kere). Dalam aksinya, massa  berjalan kaki dan mendorong beberapa motor sebagai simbol kenaikkan harga BBM. Sedangkan rencana pemerintah ini sebagai bentuk frustrasi dalam menyelesaikan masalah bangsa. (Kedaulatan Rakyat, 19 Maret 2012)
Seorang pengunjuk rasa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan aksi teatrikal saat berunjuk rasa menolak rencana kenaikan harga BBM, di Semarang, Jateng, Senin (19/3). Mereka menilai dampak kenaikan harga BBM akan menyebabkan inflasi harga berbagai komoditas kebutuhan dasar masyarakat sehingga mengakibatkan beban rakyat semakin berat. (Antara, 19 Maret 2012)

 Aktivis Mahasiswa dan Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) di Yogyakarta berakhir bentrok dengan aparat polisi saat menggelar aksi penolakan kenaikan BBM. (Suara Merdeka, 19 Maret 2012) Seorang mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) diamankan polisi demonstrasi yang berakhir ricuh di pertigaan UIN, Yogyakarta, Senin (19/3). Aksi menolak rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut berakhir ricuh antara pengunjuk rasa dan aparat. (Media Indonesia, 19 Maret 2012)  Ratusan mahasiswa membalas semprotan air dari kendaraan water canon dengan melepari polisi dengan batu saat menggelar aksi unjuk rasa di simpang tiga Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (19/3). Aksi demontrasi yang sempat memblokir tiga arus lalu lintas selama beberapa jam ini berakhir dengan bentrokan antara polisi dengan mahasiswa, tujuh demonstran ditangkap polisi. (Solo Pos, 20 Maret 2012) 5 orang mahasiswa mengalami luka yaitu: 1. Soejibto/UIN/ mengalami kepala bocor, 2. Asep Umar Taufik/UIN/ patah tangan kiri setelah diinjak polisi, 3. Abdul Khair/UIN/kepala bocor, 4. Heru /Repdem/ robek pelipis kiri, 5. Albert/sobek pelipis/masa aksi patah tangan. Saat ini kelima korban luka masih dirawat secara intensif di RS Bethesda Yogyakarta dan sampai saat ini tidak diperkenankan untuk di jenguk oleh pihak rumah sakit tanpa alasan yang jelas. (Merdeka, 20 Maret 2012) Seorang demonstran dipukuli dan ditangkap polisi di dalam Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga saat ratusan mahasiswa dari berbagai elemen melakukan aksi unjuk rasa menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM di simpang tiga Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Sleman, Senin (19/3). (Solo Pos, 19 Maret 2012)

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Medan dalam aksinya saat menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Sumatera Utara dengan tegas menolak kenaikan BBM. (Tribun News, 19 Maret 2012)
Di Pekan Baru puluhan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Riau dari chapter kampus Kota Pekanbaru menggelar aksi demo menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM. (Riauterkini.com,19 Maret 2012 ) 
Di Kota Kediri, Jawa Timur, sekumpulan mahasiswa yang berasal dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak parlemen setempat untuk ikut menolak rencana Pemerintah menaikkan harga BBM. (Kompas, 19 Maret 2012)
Puluhan pemuda dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Semarang mengelar unjuk rasa penolakan kenaikan BBM. Aksi solidaritas ini dimulai dari Jalan Pahlawan sekitar pukul 09.00 berakhir didepan kantor DPRD Jawa Tengah. (Poskota, 19 Maret 2012)
Di Jakarta puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) membakar ban ketika berunjuk rasa di depan Rutan Salemba, Jakarta. Unjuk rasa tersebut untuk menolak rencana penaikan harga BBM yang akan dilakukan pemerintah pada 1 April 2012. (Media Indonesia, 19 Maret 2012)
Massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan menggelar unjukrasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Mereka menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) karena kebijakan itu hanya memihak pihak asing dan mengorbankan rakyat Indonesia. (Suara Merdeka, 19 Maret 2012) 
Aksi menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak terus terjadi di berbagai daerah. Di Bekasi, Jawa Barat, Senin 19 Maret 2012, sejumlah mahasiswa dan sopir angkutan kota menggelar aksi unjuk rasa. Mereka membubuhkan cap jempol darah di atas sebuah spanduk sebagai simbol penolakan. (Viva News, 19 Maret 2012)
Kemudian sejumlah aksi yang masih berlangsung antara lain di Makasar terdapat sekitar seratus orang yang tergabung dalam Perjuangan Rakyat Sulawesi Selatan menggelar aksinya di bawah fly over Makassar. Silih berganti, pengunjukrasa dari kalangan masyarakat menggelar orasinya di atas mobil kap terbuka yang dilengkapi alat pengeras suara. Pengunjukrasa menolak rencana kenaikan harga BBM, juga menolak rencana kenaikan tarif dasar listrik, mencabut undang-undang yang melegalisasi privatisasi sektor migas tolak liberalisasi sektor migas, transparansi pendapatan negara dari sektor migas, memangkas anggaran belanja birokrasi, penghentian utang luar negeri dan pengalihan untuk subsidi rakyat. (Antara, 19 Maret 2012) (Foto Seruu, 21 Maret 2012)
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan, berunjuk rasa di halaman gedung DPRD Sumut, di Medan, Senin (19/3). Mereka menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) karena kenaikan BBM akan berpengaruh pada naiknya harga bahan pokok. (Antara, 19 Maret 2012) 
Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh se-Tangerang Raya berunjuk rasa menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM), Senin (19/3/2012). Mereka mengecam keras kenaikan BBM lantaran akan menyengsarakan rakyat. Dalam aksinya, buruh menyegel Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cikokol. Penyegelan simbolik tersebut menandakan buruh tak ingin ada kenaikan BBM yang dampaknya hanya akan menyengsarakan rakyat. (Detik News, 19 Maret 2012) 
Aksi demonstrasi tiga elemen mahasiswa yaitu Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) dan Front Aksi Mahasiswa (FAM) menolak rencana kenaikan harga BBM di Kabupaten Pandeglang Senin, (19/3/2012) berakhir ricuh. Kericuhan terjadi di area parkir Gedung DPRD Pandeglang dan di depan Pendopo Kabupaten Pandeglang. Sempat terjadi aksi saling pukul antara mahasiswa dengan aparat kepolisian yang menjaga aksi. Hal itu terjadi dipicu masa sempat mencoba memaksa masuk ke gedung dewan dan mencari anggota dewan untuk menemui para pengunjukrasa. (Media Banten, 19 Maret 2012)

Di Surabaya sekitar 22 elemen masyarakat yang tergabung dalam "Arek Surabaya Menggugat" menggelar demonstrasi di gedung DPRD Kota Surabaya, untuk menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Juga Puluhan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Pembebasan (GMP) menggelar aksi menolak rencana kenaikan harga BBM di depan Istana Negara, Jakarta. Mereka meminta pemerintah jujur mengungkap alasan kenaikan harga BBM.

Sumber Referensi:
Pemerintahan SBY-Boediono Terancam Digulingkan (Republika, 17 Maret 2012)
SBY: Saya Ini Sasaran Tembak (Republika, 18 Maret 2012 )
GMNI Anggap SBY-Boediono Gagal Sejahterakan Rakyat (Media Indonesia, 19 Maret 2012)
Polisi dan Mahasiswa Bentrok (Media Indonesia, 14 Maret 2012)
Aksi Blokir SPBU di Cikini untuk Menolak Penaikan BBM (Media Indonesia, 15 Maret 2012)
Demo Tolak Penaikan BBM di Yogya Berakhir Bentrok (Media Indonesia, 19 Maret 2012)
Polisi Biarkan Mahasiswa Blokir Jalan (Viva News, 15 Maret 2012)
Perusak Foto SBY Ditetapkan Sebagai Tersangka (Viva News, 15 Maret 2012)
Tolak Kenaikan BBM Berlanjut (Viva News, 20 Maret 2012)
Mahasiswa UKI Bentrok dengan Polisi (Viva News, 13 Maret 2012)
Tolak BBM, Ratusan Massa HMI Makassar Coret Foto SBY (Detik News, 12 Maret 2012)
Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa Medan Demo Pertamina (Detik News, 15 Maret 2012)
PMII Ancam Turunkan SBY-Boediono (Detik News, 13 Maret 2012)
Tolak Kenaikan BBM, Buruh Tangerang Kembali Segel SPBU (Detik News, 19 Maret 2012)
Manusia Bertopeng Demo Tolak Kenaikan BBM di Istana (Detik News, 15 Maret 2012)
Mahasiswa Minta SBY Jujur Soal Alasan BBM Naik (Detik.com, 19 Maret 2012)
Demo Tolak BBM Naik Meluas, Pemerintah Tak Khawatir! (Detik News, 19 Maret 2012)
FOTO: Mahasiswa demo rencana kenaikan BBM di kantor Pertamina Bandung (Bisnis Jabar, 12 Maret 2012)
FOTO: Mahasiswa demo tolak kenaikan BBM (Bisnis Jabar, 12 Maret 2012)
FOTO: Mahasiswa Bandung tolak kenaikan BBM (Bisnis Jabar, 7 Maret 2012)
KAMMI Gelar Demo BBM (Suara Merdeka, 19 Maret 2012)
Demo BBM di Perempatan UIN Yogyakarta Ricuh (Suara Merdeka, 19 Maret 2012)
Tolak Kenaikan Harga BBM (Suara Merdeka, 19 Maret 2012)
HMI Tolak Kenaikan BBM (Pikiran Rakyat, 14 Maret 2012)
Mahasiswa GMNI Demo Kenaikan BBM (Pikiran Rakyat, 16 Maret 2012)
Demo kenaikkan BBM terus berlanjut (Waspada, 19 Maret 2012)
Tolak Kenaikan BBM, HMI Blokir Jalan Raya Bangkalan (Berita Jatim, 16 Maret 2012) 
PC PMII Mojokerto Tolak Kenaikan Harga BBM (Berita Jatim, 19 Maret 2012)
HMI Salatiga : BLSM Bikin Mental 'Kere' (Kedaulatan Rakyat , 19 Maret 2012)
HMI Cabang Yogyakarta Tolak Rencana Kenaikan BBM (Kedaulatan Rakyat , 16 Maret 2012)
Mahasiswa UMSU Aksi Tolak Kenaikan BBM (Medan Talk, 15 Maret 2012) 
Massa HMI Medan Bakar Spanduk Bergambar SBY (Tribun News, 19 Maret 2012)
Massa HMI Blokir SPBU di Jalan Cikini Raya (Tribun News, 15 Maret 2012)
HTI Riau Demo Tolak Kenaikan Harga BBM (Riauterkini.com,19 Maret 2012 )
TOLAK KENAIKAN BBM (Antara, 9 Maret 2012)
Elemen masyarakat Surabaya demonstrasi tolak kenaikan BBM (Antara, 19 Maret 2012)
DEMO BBM (Antara, 19 Maret 2012)
SANDERA MOBIL DINAS (Antara, 19 Maret 2012)
TOLAK KENAIKAN BBM (Antara, 19 Maret 2012)
Liberalisasi Migas (Antara, 19 Maret 2012)
Mahasiwa Kediri Demo Tolak Kenaikan Harga BBM (Kompas, 19 Maret 2012)
Demo Tolak Kenaikan BBM Marak di Jateng (Poskota, 19 Maret 2012)
Pernyataan Presiden Dinilai Berlebihan  (Liputan 6, 19 Maret 2012)
PMII Tolak Kenaikan BBM (Banten Pos, 6 Maret 2012)
Tolak Kenaikan BBM (Tanjungpinang Pos, 6 Maret 2012)
Mahasiswa Kota Binjai Unjuk Rasa Tolak Kenaikan BBM (Sumut Daily.com, 13 Maret 2012)
Mahasiswa Galau Aparat Risau (Gatra, 16 Maret 2012)
FOTO: Demo Tolak Kenaikan BBM (berita.plasa.msn, 13 Maret 2012)
Demo BBM Terus Berlanjut, Tarif Listrik Batal Naik (Sumut Pos, 16 Maret 2012)
Demo Mahasiswa Jangan Anarkis dan Merugikan Masyarakat Umum (Jaring News, 15 Maret 2012)
Jelang Harga Naik, Konsumsi Melonjak (Jpnn, 12 Maret 2012)
Redam Demo, Rektor Dikumpulkan (Radar Sukabumi, 16 Maret 2012)
Lagi, Buruh Segel SPBU (Satelit News, 20 Maret 2012)
PPRM Demo Tolak Kenaikan BBM dan TDL (Harian Jogja, 17 Maret 2012)
Mahasiswa unjuk rasa tutup jalan di depan UKI (Merdeka, 12 Maret 2012)
Mahasiswa UKI Bentrok (Berita Kampus, 14 Maret 2012)
Aksi Kembali Ricuh (Analisadaily, 15 Maret 2012)
Mahasiswa Tolak Kenaikan BBM (Tubas Media, 7 Maret 2012)
HMI Segel SPBU Cikini (Okezone News, 15 Maret 2012)
Aktivis HMI Segel Kantor Pertamina (Okezone News, 16 Maret 2012)
Aksi Tolak Kenaikan BBM (Foto Okezone. 13 Maret 2012)
KAMMI Solo Tolak Kenaikan BBM (Foto Okezone. 13 Maret 2012)
Mahasiswa Pecahkan Bingkai Foto SBY (Foto Okezone. 15 Maret 2012)
Demo Tolak BBM (Foto Okezone. 14 Maret 2012)
Mahasiswa HMI Blokir SPBU (Foto Okezone. 16 Maret 2012)
MENOLAK KENAIKAN HARGA BBM (Sragen Pos, 9 Maret 2012)
TOLAK KENAIKAN HARGA BBM (Sragen Pos, 17 Maret 2012)
Medan Damai Sikapi Kenaikan Harga BBM (Berita Sore, 15 Maret 2012)
TOLAK KENAIKAN BBM, Mahasiswa Semarang Kembali Turun Ke Jalan (Solo Pos, 15 Maret 2012)
Aparat Kepolisian Serang Sekretariat HMI Jl Cilosari (Kompasiana, 15 Maret 2012)
Sejumlah massa lakukan aksi tolak kenaikan BBM (Bisnis Jateng, 18 Maret 2012)
PMII: SBY-Boediono Untungkan Neolib dan Imperialisme (Jurnal Berita, 17 Maret 2012)
Aksi Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Malah Ribut (14 Maret 2012)
Giliran Perempuan Tolak Kenaikan Harga BBM (Tempo, 11 Maret 2012)
ARM : 10 Mahasiswa Yogya ditangkap saat demo ricuh (Merdeka, 20 Maret 2012)
Foto Suasana Kepanikan Saat Demo di UIN Suka (Kompasiana, 19 Maret 2012)
Foto Presiden SBY Jatuh Di Gedung Nusantara III DPR Senayan Jakarta (Blogspot Pemula, 15 Maret 2012)
BEM Jabar: Enam Aktivis tidak Merusak Foto SBY! (Detik Bandung, 15 Maret 2012)
Aksi Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan Harga BBM (Ikami Sulsel, 9 Maret 2012)
Demo Tolak Kenaikan BBM di Ambon Ricuh, Kapolres Dikeroyok (Berita Maluku, 16 Maret 2012)
Gerakan Protes Meluas, Kenaikan Harga BBM dan TDL Dinilai Tidak Pantas (Berita Kendari, 8 Maret 2012)
Mahasiswa Malang Demo Tolak Kenaikan Harga BBM (Kompas, 12 Maret 2012)
Aksi Demonstrasi Menolak Kenaikan BBM Ricuh (Seputar Indonesia, 16 Maret 2012)
BEM Unpatti Demo Turunkan Harga BBM (Siwalima, 10 Maret 2012)
Mahasiswa TTU Tolak Rencana Kenaikan BBM (Kupang Pos, 16 Maret 2012)
Gambar diunduh dari situs Partai Demokrat, Corbisimage, Suara Merdeka, Tribun News, Riuter Terkini, Kompas, Poskota, Sumut Daily, Media Indonesia, Viva News, Gatra, Berita.Plasa.msn, Getty Images, Jpnn, Bisnis Jabar, Pikiran Rakyat, Waspada, Medan Talk, Okezone News, Kedaulatan Rakyat, Tempo, Berita Jabar, Medan Magazine.
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons