Senin, 26 Maret 2012

Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan BBM (26 Maret 2012)

Adanya keberadaan TNI atas permintaan Polri dalam pengamanan unjuk rasa untuk membantu Polri dalam tugasnya menjaga aksi demontrasi penolakan kenaikkan harga BBM oleh berbagai elemen masyarakat, meskipun dalam negara demokrasi seperti Indonesia ini barangkali barak adalah tempat yang paling tepat untuk militer, peran Polri dalam hal  adanya ancaman didalam negeri dan TNI dalam hal adanya ancaman dari luar negeri.

Kabarnya TNI telah dipersiapkan menjelang aksi besar-besaran pada 27 Maret 2012, TNI dalam hal ini untuk menjaga objek vital dan juga atas permintaan Polri namun belum diketahui jumlah TNI yang akan berjaga, jumlah tersebut tergantung pada permintaan Polri. Tetapi menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, Polda Metro Jaya mensiagakan 22 ribu personil termasuk 8.000 anggota dari TNI yang di tempatkan di kawasan obyek vital, seperti pelabuhan, bandara dan jalan tol. 

Para pendemo akan melakukan aksi tersebar di wilayah Jabodetabek, terutama di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Istana Presiden dan Gedung DPR/MPR RI pada 27 Maret 2012 dengan pengamanan dari Polri dan TNI. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, pelibatan TNI dalam operasi militer selain perang (OMSP) harus atas keputusan politik negara. Berdasarkan penjelasan Ketua Mahkamah Konstitusi saat itu, Jimly Assihiddiqie, keputusan politik negara merupakan permintaan Presiden untuk mendapat persetujuan DPR. (Baca juga: Perihal Keberadaan TNI Dalam Aksi Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan Harga BBM)


Inilah beberapa gambar yang berhasil penulis himpun dari berbagai media surat kabar online terkait dengan aksi unjuk rasa yang masih berlangsung pada hari ini. 

 26 MARET 2012   

Ratusan massa PDIP bersama 18 elemen warga Sleman berunjuk rasa di halaman gedung DPRD Sleman, Senin (26/3). Mereka menolak kenaikan harga BBM bulan depan. Koordinator unjuk rasa, Supriyoko mengatakan, semua elemen masyarakat ini sepakat menolak kenaikan harga BBM. (Harian Jogja, 26 Maret 2012)
DPRD Sleman mendukung aspirasi rakyat Sleman menolak kenaikan harga BBM. “Sejak dulu kami menolak rencana kenaikan BBM, apalagi Sleman belum lama ini kena bencana Merapi,” ujar Ketua DPRD Sleman, Koeswanto saat menerima para demonstrans dari PDIP dan 18 elemen masyarakat Sleman di kantor DPRD Sleman, Senin (26/3). Pada kesempatan tersebut, sejumlah anggota Dewan diminta mendatangani pernyataan sikap untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. (Harian Jogja, 26 Maret 2012)
Puluhan orang berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di SPBU Sultan Agung, Pakualaman, Senin (26/3). Massa yang tergabung dalam keluarga besar mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa melakukan long march dari kampus UST ke SPBU Sultan Agung. Mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Massa berorasi di depan pintu masuk SPBU. Sejumlah calon pembeli tidak dapat masuk ke SPBU. (Harian Jogja, 26 Maret 2012)
Aksi penolakan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Senin (26/3/2012), berlangsung di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Unjuk rasa menolak kenaikan BBM dimotori FSPMI yang bergabung dalam Buruh Bekasi Bergerak (BBB). Ratusan buruh dari BBB itu berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Bekasi. (Kompas, 26 Maret 2012)
Gerakan Mahasiswa Pembebasan menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di halaman gedung DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (26/03/2012). (Tempo, 26 Maret 2012)
Massa dari Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (KBM UST) menggelar aksi teatrikal di SPBU Pasar Sentul, Yogyakarta, Senin (26/03/2012). (Tempo, 26 Maret 2012)
Unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM yang diprakarsai oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kotamadya Jakarta Pusat yang diadakan di pintu gerbang Gedung DPR/MPR, Jakarta, siang ini (26/3) sepi peserta. Yang tampak hanya lima orang pria berseragam biru putih, memegang spanduk dan salah satunya berorasi memakai mikropon.  Dalam selebaran mereka yang mencantumkan koordinator lapangan Angger Hutagaol, pengurus DPD II KNPI Jakarta Pusat itu mengeluarkan tiga tuntutan, yaitu menuntut pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM, mendesak transparansi dalam pengelolaan anggaran negara dan mengimbau pemerintah menghentikan kanalisasi gerakan pemuda dan mahasiswa dalam pembelaan hak-hak masyarakat Indonesia. (Jaring News, 26 Maret 2012)
Aksi demonstrasi menentang rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Medan, Sumatera Utara (Sumut) semakin memanas. Massa kini mulai mengganggu aktivitas transportasi dengan memblokir Bandara Polonia. (Detik Foto, 26 Maret 2012) Sejumlah polisi menyeret pengunjuk rasa dari Kongres Rakyat Sumatra Utara, yang ditangkap saat berdemonstrasi di kawasan Bandara Polonia, Medan, Sumut, Senin (26/3). Unjuk rasa menolak rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) itu berakhir bentrok saat para demonstran berusaha masuk ke bandar. (Media Indonesia, 26 Maret 2012) Tercatat aksi yang akhirnya mereda setelah Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho turun ke lokasi untuk menenangkan massa, juga memakan korban sejumlah mahasiswa yang terkena tembakan peluru karet aparat. "Tiga mahasiswa dari Front Mahasiswa Sumatera Utara juga terkapar oleh tembakan aparat. Saat ini mereka sedang dirawat di RS Elisabeth," tutur Keten, salah seorang demonstran yang kami hubungi usai aksi. (Seruu, 26 Maret 2012) (Plural Foto, 29 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa di Makassar menggelar unjuk rasa menolak rencana kenaikan harga BBM di depan SPBU Pettarani-Rappocini, Makassar, Senin (26/3/2012). Dalam aksinya, mereka menyandera truk. (Detik Foto, 26 Maret 2012) 
Puluhan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM di jalur masuk SPBU Batam Centre, Senin (26/3/2012) pagi. Aksi itu mendapat kawalan dari aparat kepolisian dari Polresta Barelang. Setengah jam beraksi di SPBU, mahasiswa melakukan longmarch menuju kantor walikota Batam. Di sana mereka menyampaikan aspirasinya. Salah satu aspirasinya mereka disampaikan oleh ketua umum HMI Batam, Harifuddin. “Kebijakan yang diambil pemerintah akan meningkatkan angka kemiskinan di Indonesia,” kata Harifuddin. (Batam Pos, 26 Maret 2012)
Kain sepanjang 200 meter dibentangkan di Jalan Sudirman di dekat lokasi unjuk rasa di depan gedung Kantor Bank Indonesia, Solo, Senin (26/3/2012). Kain itu dipenuhi coretan tanda tangan pejalan kaki atau masyarakat yang memiliki aspirasi sama dengan para pengunjuk rasa, yakni menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). (Kompas, 26 Maret 2012)
Unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat yang menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) didukung oleh Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Senin (26/3/2012). Ia tampak menyaksikan unjuk rasa di depan pintu gerbang kompleks Balaikota Solo yang berjarak hanya 150 meter dari lokasi unjuk rasa di depan gedung Kantor Bank Indonesia. (Kompas, 26 Maret 2012)
Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi di Bekasi, ricuh. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Perlawanan Tolak Kenaikan Harga BBM membakar ban bekas di Jalan Ahmad Yani, tepat di perempatan lampu merah depan Pintu Tol Bekasi Barat, Senin sore, 26 Maret 2012, Dua mahasiswa sempat terlibat adu jotos dengan petugas kepolisian dari Polresta Bekasi Kota. Insiden itu terjadi saat polisi berusaha mengamankan sisa ban yang baru dipadamkan. (Viva News, 26 Maret 2012)
Massa dari organisasi buruh dan lembaga swadaya masyarakat berunjuk rasa berbarengan di depan Gedung Sate, Bandung. Mengusung penolakan terhadap kenaikan harga BBM, dua kelompok ini mengambil pendekatan yang berbeda. Unjuk rasa dimulai sekitar pukul 10.00, tepat seusai penyelenggaraan apel kesiagaan menghadapi kenaikan BBM oleh TNI dan kepolisian di Lapangan Gasibu, Senin (26/3/2012). Satu kelompok berasal dari kalangan buruh yakni Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992, sementara kelompok lainnya merupakan lembaga swadaya masyarakat yakni Gerakan Anak Indonesia Bersatu (GAIB). Menurut rilis yang mereka sebarkan, SBSI 1992 menolak kenaikan harga BBM. Mereka beralasan, kalangan pekerja merupakan pihak yang paling terdampak dari kebijakan itu. Masalah yang dihadapi para pekerja takkan terselesaikan dengan subsidi lain dari pemerintah. Sementara itu, GAIB juga menolak kenaikan harga BBM dari sudut pandang penegakan hukum. Bagi mereka, pengurangan subsidi bakal sia-sia bila pemerintah tidak serius memberantas korupsi. (Kompas, 26 Maret 2012)
Solmadapar dan GMNI Pontianak menggelar unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak subsidi di Bundaran Degulis Universitas Tanjungpura, Pontianak, Senin (26/3/2012). Mereka juga menyoroti lemahnya kinerja pemerintah bersama penegak hukum dalam memberantas korupsi. Setelah berunjuk rasa di Bundaran Degulis, Solmadapar melanjutkan aksi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalbar, sedangkan GMNI ke Pertamina Wilayah Kalbar. Aparat kepolisian memberi pengamanan ketat dalam unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM itu. Jumlah aparat yang berjaga lebih banyak dibandingkan mahasiswa yang berunjuk rasa. (Kompas, 26 Maret 2012)
Unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM kembali berlangsung di sejumlah daerah Senin (26/3). Di Garut, Jawa Barat, sejumlah mahasiswa Uniga memulai aksinya dari kawasan Bundaran Simpang Lima. Aksi ini diwarnai dengan pembakaran boneka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.  Bakar boneka sebagai bentuk kekecewaan para pengunjuk rasa terhadap pemerintahan Presiden SBY-Boediono yang dianggap tidak pro rakyat. Mahasiswa bahkan mengajak sejumlah warga serta pengguna jalan untuk satu suara menolak kenaikan harga BBM April mendatang. (Liputan 6, 26 Maret 2012)
Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bondowoso diwarnai insiden. Mahasiswa menyandera truk BBM milik Pertamina saat melintas di depan Gedung DPRD Bondowoso. Para mahasiswa gabungan dari beberapa perguruan tinggi di Bondowoso itu menghadang truk pengangkut BBM yang kebetulan melintas di jalan raya jurusan Bondowoso-Situbondo dengan cara berbaring di jalan raya, Senin (26/3/2012). Akibatnya, truk bermuatan penuh premium itu tak bisa bergerak dan berhenti di tengah jalan. (Detik Surabaya, 26 Maret 2012)
Aksi penolakan kenaikan harga BBM terus dilakukan mahasiswa di Malang. Kali ini, massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menduduki SPBU di Jalan Bendungan Sutami, Kota Malang, Senin (26/3/2012).  Akibat aksi mahasiswa ini, pelayanan di SPBU bernomor 54.65131 itu terhenti total. Puluhan aparat kepolisian mengawal ketat aksi pengunjuk rasa. (Detik Surabaya, 26 Maret 2012) 
Sekitar 5.000 angkutan kota (angkot) di Medan, Sumatra Utara, Senin (26/3), tidak beroperasi karena pengemudinya ikut dalam unjuk rasa menolak rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Sejak pagi hingga menjelang siang ada sekitar 50 persen dari 12.000 unit angkot di Medan tidak beroperasi," kata Sekretaris Jenderal Keluarga Besar Sopir dan Pemilik Kendaraan (Kesper) Sumatra Utara Israel Situmeang.  Sopir angkot yang tidak beroperasi tersebut umumnya bergabung dengan sejumlah elemen masyarakat lain untuk menggelar unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di sejumlah instansi terkait. (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
Ratusan orang dari berbagai organisasi pemuda dan mahasiswa di Kabupaten Sampang dan Pemekasan, Jawa Timur, Senin (26/3), memblokade pintu gerbang utama Depo Pertamina Camplong di Kabupaten Sampang. Aksi tersebut dilakukan sebagai protes atas kualitas premium yang beredar di Madura yang diduga dioplos, sehingga merusak mesin kendaraan bermotor. Selain menuduh Pertamina mengoplos premium dengan bahan bakar lainnya sehingga kualitasnya menurun, massa juga menolak rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM). (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
Puluhan aktivis mahasiswa yang menamakan diri Komite Penyelamat Bangsa (KPB) bentrok dengan aparat kepolisian saat unjuk rasa menolak penaikan BBM di halaman Gedung DPRD Jawa Barat, Komplek Gedung Sate, Jl Dipenogoro, Kota Bandung, Senin (26/3). Belasan pengunjuk rasa mengalami luka berat dan ringan. Sebagian di antara mereka masih dirawat di Rumah Sakit Borromeus. Salah seorang pengunjuk rasa sempat ditangkap petugas gabungan dari Polda Jabar dan Polresta Bandung. Setelah, dilakukan musyawarah, mahasiswa bernama Hikmat itu akhirnya dilepas. (Media Indonesia, 26 Maret 2012)  Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di Gedung Sate Senin (26/3) berujung ricuh. Polisi dan mahasiswa bentrok. Empat mahasiswa terluka dalam bentrokan itu. Dua mahasiswa yang terluka antara lain Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Helmut Hector terluka di kepala dan Sekretaris Umum Batko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bandung Hanhan terluka di tangan. ''Ada empat mahasiswa yang terluka dalam bentrokan ini. Dua dari HMI dan dua dari GMNI,'' ujar Ketua HMI Jabar Usman Solehudin kepada wartawan. Menurut Usman, keempat orang mahasiswa tersebut terkena pukul polisi di kepala sampai berdarah. Bahkan, Ketua GMNI kepalanya bocor. Bentrokan tersebut berawal dari audiensi antara pendemo dan DPRD Jabar sekitar 13.30 WIB. Namun, audensi tersebut ternayata tak membuahkan hasil. (Kompas, 26 Maret 2012)
 Unjuk rasa menolak rencana penaikan harga BBM oleh ratusan mahasiswa di depan Kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate, Maluku Utara, Senin (26/3), ricuh. Mahasiswa terlibat saling pukul dengan sejumlah warga di lokasi unjuk rasa di Jalan Sultan Khairun. Kericuhan pecah ketika mahasiswa hendak merusak dan membakar sejumlah mobil dinas yang diparkir di lokasi pameran di Lapangan Ngara Lamo yang berdekatan dengan lokasi unjuk rasa. Namun aksi itu dihadang sekelompok warga yang mengetahui niat mahasiswa. (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
  Berbagai elemen masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat mengagendakan demo akbar menolak kenaikan harga bahan bakar minyak, yang dijadwalkan 27 Maret 2012, di Kota Mataram. Informasi yang dihimpun di Mataram, hingga Minggu (25/3), pertemuan koordinasi berbagai elemen mahasiswa terkait rencana aksi massa besar-besaran yang melibatkan ribuan orang itu, sudah digelar sejak Sabtu (24/3). Organisasi kemahasiswaan yang selama ini gencar berunjuk rasa, seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mataram, juga telah menggelar pertemuan koordinasi untuk berpartisipasi aktif dalam aksi massa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) itu. (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
Para kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berencana datang ke Jakarta, Selasa (27/3) besok, untuk berunjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM. Kenaikan harga BBM diyakini akan semakin menyulitkan masyarakat kecil. Pada Senin siang, sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memasang spanduk berisi penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM di depan gerbang Tol Cikampek di Cikopo, Kabupaten Purwakarta. (Kompas, 26 Maret 2012)
Aksi demo menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  oleh sekira 26 elemen masyarakat dan mahasiswa, Senin [26/3] berlangsung damai. Tak ada  bentrok maupun kerusuhan yang dikhawatirkan masyarakat sebelumya, apalagi penangkapan  pendemo oleh polisi seperti terjadi Kamis [22/3] lalu.  Lapangan Merdeka sebagai titik kumpul massa pendemo diperkirakan semula bakal  tumpah ruah, ternyata lengang. Itu karena mereka dalam melakukan aksi berorasi di beberapa  lokasi. Diantaranya, Bundaran Majestik dan Gedung DPRD Sumut. Bahkan objek vital yang  diperkirakan menjadi sasaran tempat unjuk rasa seperti Bandara Polonia, SPBU Petronas,  Jalan Tol Bandar Selamat, hingga pukul 12.50 wib siang tadi masih terlihat lengang. (Berita Sore, 26 Maret 2012)
Sejumlah warga dari PDI Perjuangan Jakarta melakukan aksi teatrikal di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/3). Teatrikal mengisahkan jeritan rakyat kecil akibat rencana penaikan harga bahan bakar minyak oleh pemerintah mulai 1 April 2012. (Media Indonesia, 26 Maret 2012) 
Para pekerja dari sejumlah pabrik di Kota Cimahi berjalan kaki membawa kain putih berisi tanda tangan warga yang menolak kenaikan harga BBM bersubsidi di Jalan Mahar Martanegara, Senin (26/3) (Pikiran Rakyat, 26 Maret 2012)
Pendemo yang terbagi dari berbagai kelompok datang silih berganti menyambangi Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/3/2012). Mereka mendesak pemerintah dan presiden mengurungkan niat menaikan harga BBM. (Detik Foto, 26 Maret 2012) 
Aksi gabungan TOLAK KENAIKAN BBM .. dari AMPERA (ALIANSI MAHASISWA PEDULI RAKYAT) di Jalan Jendral Sudirman, Palembang. (Facebook, 26 Maret 2012) 
Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar aksi di depan kampusnya, Makassar, Sulsel, Senin (26/3). Sejumlah elemen mahasiswa se-Makassar menggelar aski turun ke jalan menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. (Antara, 26 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa Universitas 45 Makassar berunjukrasa dengan menutup jalan di depan kampus mereka, Makassar, Sulsel, Senin (26/3). Aksi tersebut mereka lakukan sebagai bentuk penolakan atas rencana pemerintah menaikkan harga BBM karena hanya menyengsarakan rakyat. (Antara, 26 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa mencat badannya ketika menggelar aksi unjuk rasa di jembatan layang, Makassar, Sulsel, Senin (26/3). Aksi tersebut sebagai bentuk penolakan atas rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. (Antara, 26 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) berunjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan Gedung Mandala Bakti Wanitatama, Senin (26/2) siang. Pengunjuk rasa mendeklarasikan posko pengaduan rakyat untuk menolak kenaikan harga BBM dan Tarif Dasar Listrik (TDL). (Harian Jogja, 26 Maret 2012)
Massa berunjuk rasa menolak kenaikan BBM, di depan Balai Kota Jakarta, Senin (26/3/2012). Pemerintah berencana mengurangi subsidi BBM, sehingga harga BBM di pasaran, khususnya premium, akan naik pada awal April 2012. (Tribun News, 27 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa membawa poster dalam aksi unjukrasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Denpasar, Bali, Senin (26/3). Pengunjukrasa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Bali itu juga mendirikan panggung rakyat selama tiga hari untuk memantau kebijakan pemerintah. (Antara Foto, 26 Maret 2012)
Demonstran yang tergabung dalam KNPI Jakarta Pusat melakukan demo menolak kenaikan harga BBM di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/3). Menjelang realisasi kenaikan harga BBM 1 April 2012, kerap terjadi demonstrasi baik dengan skala besar maupun kecil. (Antara Foto, 26 Maret 2012)
Kalangan mahasiswa di Makassar yang menggelar unjuk rasa di DPRD Sulsel, Senin, 26 Maret memaksa pihak DPRD Sulsel, mengeluarkan pernyataan untuk menolak wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diwacanakan pemerintah. (Fajar Online, 26 Maret 2012) 
Sejumlah mahasiswa yang tergabung Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) terlibat saling dorong dengan petugas polisi ketika aksi demo menolak kenaikan BBM di Jalan Sudirman depan Kampus IAIN Raden Fatah Km 3,5 Palembang, Senin (26/3/2012). Aksi membuat kemacetan panjang pengguna jalan dari depan Kampus IAIN Raden Fatah Palembang hingga ke Simpang Polda Sumsel Aksi diwarnai dengan bakar keranda dan ban bekas sepeda motor, serta mencegat kendaraan berplat nomor dinas mendapat pengawalan ketak dari kepolisian Polresta dan Anggota Polsek. (Tribun News, 26 Maret 2012) 
Massa dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi peolanan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), di Jl Jendral Sudirman, Solo, Senin (26/3). Dalam aksinya, mereka juga meminta SBY-Boediono mundur dari jabatannya. (Star Jogja, 26 Maret 2012) 
Puluhan Aktivis Hizbut Tahrir DPD II Kota Pontianak larut dalam Aksi Damai Tolak Kenaikan BBM dan Liberalisasi Migas hari Senin (26/3) yang lalu. Aksi dimulai sejak pukul 15.30 hingga pukul 17.00, mengawali aksi dari Masjid Muhtadin (Kampus Untan) menuju Bundaran Bambu Kuning tengah kota Pontianak di bawah pengawalan dari aparat kepolisian, bahkan sebagian di antara mereka pun ikut larut dalam aksi sebagai wujud penolakan mereka, mengingat mereka pun korban dari kebijakan pemerintah yang zhalim ini. (Hizbut Tahrir, 28 Maret 2012) 
Ratusan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) melakukan aksi unjuk rasa penolakan rencana penaikkan BBM April mendatang di depan gedung DPRD Gresik jawa Timur. Senin (26/03). Dengan membawa berbagai macam spanduk yang bertuliskan hujatan terhadap pemerintahan SBY, ratusan buruh melakukan orasi. dalam orasinya para demonstran mengutuk rencana penaikan BBM oleh pemerintah April mendatang. (Suara Kawan, 26 Maret 2012) 
Rencana Pemerintah menaikan harga BBM pada bulan April mendatang disambut sejumlah aksi massa di beberapa kota tak terkecuali di Surakarta. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Sejumlah Organisasi mahasiswa serta sejumlah Organisasi Buruh dan Organisasi masyarakat menggabungakan diri dengan nama AMMAS (Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Surakarta) melakukan demonstrasi dan longmach Senin pagi 26/3/2012 dari kampus kedokteran UNS di Mesen hingga di depan gedung Bank Indonesia Surakarta. (Era Muslim, 26 Maret 2012) 
Sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas long march dari bundaran majestik menuju kantor DPRD Sumut, ketika menggelar unjuk rasa di Medan, Sumut, Senin 26 Maret 2012. Mereka menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) karena akan berimbas pada naiknya harga bahan pokok. (Plural Foto, 26 Maret 2012) 
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia menggelar aksi di kampus UPI Jln. Dr. Setiabudhi Bandung, Senin (26/3/12). Aksi dilakukan untuk menolak rencana kenaikan BBM yang akan dilaksanakan per 1 April mendatang. Dalam aksinya, para mahasiswa membawa sejumlah poster dan spanduk bertuliskan penolakan kenaikan BBM. Selain berorasi para mahasiswa juga melakukan aksi teatrikal, membaca puisi serta menyampaikan seruan kepada masyarakat yang kebetulan lewat di gerbang UPI untuk ikut menolak rencana ini. (Pikiran Rakyat, 26 Maret 2012)
Puluhan massa yang menamakan diri Pemuda Demokrat Indonesia dan Front Pemuda Marhaenis berunjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bandung, Senin (26/3). Mereka menuntut pembatalan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) April 2012 mendatang. Para pengunjuk rasa menilai kebijakan kenaikan harga BBM sebagai langkah yang menyengsarakan. Begitu juga alasan untuk menyelamatkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dinilai tidak masuk akal dan mengada-ada. (Pikiran Rakyat, 26 Maret 2012)

 Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Jabar mendorong sepeda motornya sebagai bentuk keprihatinan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), saat melintas di Jln Sentot Alibasyah Kota Bandung, Senin (26/3). Aksi tersebut mereka lakukan sebagai bentuk pernyataan sikap menolak kenaikan harga BBM, karena membuat masyarakat semakin terpuruk. (Pikiran Rakyat, 26 Maret 2012)
Sejumlah massa dari Pemuda Demokrat Indonesia Kabupaten Bandung membentangkan spanduk raksasa saat mengikuti long march di perempatan Jln. Raya Soreang dan Jln. Al Fathu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (26/3). Mereka menolak rencana kenaikan harga BBM pada 1 April mendatang yang dinilai tidak pro rakyat. (Pikiran Rakyat, 26 Maret 2012)



Sumber Referensi:
DEMO BBM: Massa PDIP Sleman Geruduk DPRD (Harian Jogja, 26 Maret 2012)
DPRD Sleman Tolak Kenaikan Harga BBM (Harian Jogja, 26 Maret 2012)
Kader PDIP Purwakarta Geruduk Jakarta (Harian Jogja, 26 Maret 2012)
DEMO BBM: Mahasiswa Orasi di Depan SPBU (Harian Jogja, 26 Maret 2012)
Buruh Bekasi Tolak Kenaikan BBM (Kompas, 26 Maret 2012)
Demo BBM Bandung Ricuh, Empat Mahasiswa Terluka (Kompas, 26 Maret 2012)
Dua Kelompok Demo Soal BBM di Bundaran Untan (Kompas, 26 Maret 2012)
Massa Dua Organisasi Duet Unjuk Rasa di Bandung (Kompas, 26 Maret 2012)
Buruh Gresik Tolak Kenaikan Harga BBM (Kompas, 26 Maret 2012)
Mahasiswa Makassar Unjuk Rasa di SPBU (Kompas, 26 Maret 2012)
Unjuk Rasa Didukung Wakil Wali Kota Solo (Kompas, 26 Maret 2012)
Gerakan Tanda Tangan Tolak Kenaikan BBM (Kompas, 26 Maret 2012)
Aksi Penolakan Kenaikan BBM di Yogyakarta (Tempo, 26 Maret 2012)
Demo BBM, Mahasiswa Duduki SPBU (Tempo, 26 Maret 2012)
Unjuk Rasa KNPI Tolak Kenaikan Harga BBM Sepi Peserta (Jaring News, 26 Maret 2012)
Tolak BBM Naik, Pendemo Blokir Bandara Polonia (Detik Foto, 26 Maret 2012)
Tolak Kenaikan BBM, Makassar Membara (Detik Foto, 26 Maret 2012)
Massa Silih Berganti Sambangi Istana Tolak Kenaikan BBM (Detik Foto, 26 Maret 2012)
HMI Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM (Batam Pos, 26 Maret 2012)
Demo Tolak Kenaikan BBM di Bekasi Ricuh (Viva News, 26 Maret 2012)
Mahasiswa Bakar Boneka Presiden SBY (Liputan 6, 26 Maret 2012)
Tolak Kenaikan BBM, PMII Bondowoso Sandera Truk Pertamina (Detik Surabaya, 26 Maret 2012)
Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa 'Kuasai' SPBU (Detik Surabaya, 26 Maret 2012)
Ribuan Angkot di Medan tidak Beroperasi (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
Ratusan Pemuda Blokade Pintu Depo Pertamina Camplong (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
Mahasiswa Bentrok dengan Polisi di Bandung (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
Unjuk Rasa Menolak Penaikan Harga BBM di Ternate Ricuh (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
Ada Demonstrasi Akbar Tolak Penaikan Harga BBM di NTB (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
Teatrikal Jeritan Rakyat Kecil Atas Penaikan Harga BBM (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
8.000 TNI Ikut Amankan Demo BBM (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
Polisi Seret Demonstran yang Ditangkap (Media Indonesia, 26 Maret 2012)
Demo Tolak Kenaikan BBM Hanya Ditonton Masyarakat (Berita Sore, 26 Maret 2012)
Buruh Pabrik Menolak Kenaikan Harga BBM (Pikiran Rakyat, 26 Maret 2012)
Hendra Silitonga (Facebook, 26 Maret 2012)
Foto Facebook Farhan Alfikri (26 Maret 2012)
DEMO BBM: ARM Bentuk 16 Posko Pengaduan Rakyat (Harian Jogja, 26 Maret 2012)
DEMO KENAIKAN BBM (Antara Foto, 26 Maret 2012)
DPRD Sulsel Dipaksa Tolak Kenaikan BBM  (Fajar Online, 26 Maret 2012)
Galeri Foto : Perjuangan Rakyat Medan Tolak Kenaikan BBM 26 Maret 2012 (Seruu, 26 Maret 2012)
Aksi Damai Tolak Kenaikan BBM DPD II HTI Kota Pontianak (Hizbut Tahrir, 28 Maret 2012)
Image from many internet website.
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons