Friday, March 30, 2012

Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan BBM (29 Maret 2012)

Hari ini tepat pada tanggal 29 Maret 2012 pukul 15.25 WIB Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono serta sejumlah pembantunya, antara lain Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, serta Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah telah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dari kunjungan kerja sejak 22 Maret 2012 ke China dan Korea Selatan. 

Setibanya di tanah air Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono disambut beberapa menteri dan kepala staf angkatan antara lain adalah:
  1. Wapres Boediono dan Herawati Boediono.
  2. Menko Polhukam Djoko Suyanto.
  3. Menko Perekonomian Hatta Rajasa.
  4. Menko Kesra Agung Laksono.
  5. Menteri ESDM Jero Wacik
  6. Menkeu Agus Martowardojo.
  7. Menteri Komunikasi dan Informatika Tiffatul Sembiring. 
  8. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana.
  9. Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.
  10. Kapolri Jenderal Timur Pradopo.
  11. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.
  12. Pangdam Jaya Mayjen Waris.
  13. Kapolda Metro Jaya Irjen Untung Rajab.
  14. Kepala BIN Marciano Norman.

Seperti biasanya setiap kali pulang dari lawatan ke luar negeri dalam waktu cukup lama, Presiden SBY pulang ke kediaman pribadinya yaitu di Cikeas, Kabupaten Bogor, untuk beristirahat sembari menangani beberapa pekerjaan yang bisa dia tangani dari sana. Meski berada di luar negeri selama unjuk rasa menolak kenaikan BBM berlangsung, tapi bukan berarti Presiden SBY tidak mengikutinya. Perkembangan terkini situasi aksi unjuk rasa yang di beberapa tempat 'dimeriahkan' bentrokan dengan aparat keamanan selalu dipantaunya.

Berikut ini foto yang dihimpun dari beberapa media online yang dapat penulis kumpulkan terkait dengan aksi demontrasi hari ini 29 Maret 2012 di daerah-daerah di Indonesia.

 29 MARET 2012 

Pengunjuk rasa dari Pemuda Cinta Tanah Air (Pecat) menggelar aksi tebar kotoran di jalur yang akan dilalui rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sepulang dari lawatannya ke luar negeri, di kawasan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (29/3). Aksi tersebut dilakukan karena kecewa karena pemerintah berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sehingga Pecat menilai SBY tidak patut kembali ke Istana. (Media Indonesia, 29 Maret 2012)
Ada pemandangan tak biasa yang terlihat dalam aksi demonstrasi tolak kenaikan harga bahan bakar minyak oleh massa Hizbut Tahrir Indonesia di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis 29 Maret 2012. Gerombolan anak-anak kecil bahkan bayi terlihat di antara 1.500 massa HTI. Anak-anak kecil itu juga membawa poster-poster seperti yang dilakukan oleh demonstran dewasa. Dengan membawa poster dan bendera atau panji khilafah, massa HTI menyuarakan takbir seraya berteriak “rezim pemerintahan SBY-Boediono zalim.” (Viva News, 29 Maret 2012) (Antara Foto, 29 Maret 2012)
Demo massa KAMMI menolak BBM sambil lempar jumroh ke kantor Gubernur. i Semarang, mahasiswa berdemo dengan mengadopsi tata cara ibadah naik haji atau manasik. Di Bandung, mahasiswa berdemo dengan menyindir keberangkatan Presiden SBY ke luar negeri di tengah maraknya demo. Aktivis dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia mengitari bundaran Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Kamis 29 Maret 2012. Mereka mengelilingi bundaran itu sebanyak tujuh kali. (Viva News, 29 Maret 2012)
Mahasiswa GMNI Yogyakarta di depan gedung Negara berorasi menolak kenaikan BBM. (Facebook, 29 Maret 2012)
Mahasiswa ISI Yogyakarta berdemo dengan gerobak simbol keprihatinan dengan rencana kenaikkan BBM. (Facebook, 29 Maret 2012)
Aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa menolak penaikan harga BBM berlanjut di Kota Ternate, Maluku Utara. Aksi diwarnai pemblokiran jalan. Akibatnya, arus lalu lintas menuju pusat kota hingga Kamis (29/3/2012) sore lumpuh total. Sekira 1.500 Mahasiswa dari berbagai universitas di Ternate memblokir seluruh jalan di Ternate Selatan tepatnya di Kelurahan Ngade, menuju pusat kota. (Okezone, 29 Maret 2012)
Sejumlah personel polisi memblokade salah satu akses menuju Bandara Soekarno Hatta saat buruh menggelar aksi unjuk rasa menuju kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (29/3). Ratusan buruh gagal menggelar aksi menolak penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta karena ketatnya penjagaan aparat keamanan. (Antara, 29 Maret 2012) (Foto Media Indonesia, 29 Maret 2012)
Blokade polisi berlapis yang dikerahkan 1 kilometer dari pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta, diprotes buruh. Buruh saat ini tertahan di Jalan Marsekal Surya Dharma. Saat ini buruh bernegosiasi dengan pihak kepolisian untuk tetap bisa masuk pintu M1. "Kita akan tetap masuk ke pintu M1, kami datang untuk menyuarakan suara rakyat dengan adanya rencana kenaikan harga BBM yang akan dilakukan pemerintah," kata Gatot dalam orasinya, Kamis (29/3/2012). (Okezone, 29 Maret 2012) (Foto Media Indonesia, 29 Maret 2012)
Puluhan mahasiswa menyandera mobil boks dan truk elpiji di Medan, Sumatera Utara. Kendaraan itu diparkir melintang, sehingga jalan tak bisa dilewati. Massa yang mengatasnamakan Keluarga Mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas Medan itu berunjuk rasa di perempatan Jalan Setiabudi Medan, Kamis 29 Maret 2012, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ada mobil boks bernopol BK 6677 YY melintas, para mahasiswa buru-buru menghentikannya. Sopir tak punya pilihan lain. Ia menyerahkan kendaraan pengangkut pelumas itu ke mahasiswa. Tak berapa lama, truk elpiji bernopol BK 9049 FFA yang melintas di lokias juga disandera. Sopir diminta turun. Kemudian massa berorasi di atas kedua mobil tersebut. (Ekspos News, 29 Maret 2012)
Ratusan calon pendeta yang juga mahasiswa/i Sekolah Tinggi Teologia (STT) HKBP Kota Pematangsiantar menggelar aksi turun ke jalan, Kamis 29 Maret 2012, sebagai bentuk penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Awalnya massa bergerak dari kampus STT di Jalan Sang Na Ualuh, menunju gedung DPRD Pematangsiantar, Jalan Adam Malik. Kedatangan mahasiswa diterima anggota dewan M Rivai Siregar dan Rudel Sipayung. Kedua anggota dewan menyatakan dukungan terhadap aksi mahasiswa. Pihaknya juga meminta didoakan agar DPR mampu melihat penderitaan rakyat. (Ekspos News, 29 Maret 2012)
Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) juga marak di lakukan di Kota Batam dan Kepulauan Riau. Hari ini, aksi penolakan di lakukan oleh ratusan demonstran yang menamakan diri Gerakan Bersama Rakyat (Gebrak) dengan melakukan aksi unjuk rasa di halaman Gedung Pemerintah Kota Batam, Kamis(29/3/20120). (Tribun News, 29 Maret 2012)
Aksi ratusan mahasiswa yang menolak kenaikan BBM dengan memblokade jalan nasional, satu-satunya akses menuju Bandara Sultan Salahuddin, di Bima, NTB, berujung bentrok. Satu mahasiswa terkena tembakan, dan sepuluh diantaranya ditangkap. Adi Supriyadi, koordinator aksi Kamis (29/3/2012) mengatakan, bentrokan terjadi saat polisi yang dibantu aparat TNI berupaya membubarkan paksa massa aksi yang memblokade jalan yang juga satu-satunya akses yang menghubungkan Bima dengan kabupaten lain di NTB. Blokade dilakukan sejak Kamis pagi. (Tribun News, 29 Maret 2012) Aksi unjuk rasa menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan mahasiswa di Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya berlangsung bentrok antara pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian. Kamis (29/3). Salah seoang mahasiswa Universitas Taman Siswa Bima NTB tertembak peluru petugas. Aparat kepolisian mengidentifikasi mahasiswa tersebut bernama Khairuddin, mahasiswa semester VI Universitas Taman Siswa, Bima, NTB. Menurut Kabid Humas Polda NTB, AKBP Sukarman Husein, peluru yang menerjang Khairudin, hingga kini masih bersarang dalam pahanya. Ditambahkan dia, pihaknya belum bisa memastikan asal peluru yang kini bersarang di paha aktivis HMI Bima itu. Termasuk apakah itu peluru karet, peluru tajam atau peluru jenis lain. (Sapulidi News, 29 Maret 2012)
Pascabentrokan dalam aksi unjuk rasa menolak penaikan harga BBM di Kota Ternate, Maluku Utara, puluhan korban hingga kini masih dirawat di RSUD Chasan Bisorie. Sebanyak 21 mahasiswa yang menjadi korban bentrokan dengan polisi dan TNI masih dirawat, Kamis (29/3/2012), karena menderita luka serius akibat pukulan. Selain itu, 19 polisi juga dirawat karena menderita luka di kepala akibat lemparan batu. (Okezone, 29 Maret 2012)
Peserta aksi menolak kenaikan harga BBM di depan gerbang DPR, merusak besi pagar gerbang DPR. Mahasiswa mencoba merangsek masuk ke dalam gedung DPR. Peserta aksi ini terdiri dari mahasiswa, berdasarkan pantauan di lapangan, empat jeruji besi dipatahkan oleh peserta aksi. Pihak kepolisian juga sudah menyiapkan water cannon dari dalam gedung DPR. Tujuan mereka merangsek masuk untuk bertemu wakil rakyat dan menyampaikan aspirasi mereka agar BBM tidak jadi dinaikkan. (Okezone, 29 Maret 2012) Mahasiswa berhasil menjebol pagar gedung DPR/MPR Jakarta, Kamis (29/3/2012). Aksi ini sebagai bentuk penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM oleh pemerintan dan DPR. (Detik Foto, 29 Maret 2012) (Foto Inilah Jabar, 29 Maret 2012) (Foto Merdeka, 29 Maret 2012) (Foto Media Indonesia, 29 Maret 2012)
Puluhan ribu mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Makassar turun ke jalan, Kamis (29/3/2012). Seperti demo-demo terdahulu, masa pengunjuk rasa masih mengagendakan penolakan atas rencana pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 April mendatang. Pendemo pun menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono turun dari jabatannya. (Kompas, 29 Maret 2012) Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memblokir Jalan Sultan Alauddin Makassar, Kamis (29/3). Aksi tersebut merupakan aksi lanjutan memprotes rencana pemerintah menaikkan harga BBM. (Bisnis KTI, 29 Maret 2012) Sejumlah mahasiswa berunjukrasa di bawah jalan layang Makassar sambil membentangkan foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kemarin. Aksi tersebut menjadi bagian dari aksi lanjutan memprotes rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak 1 April 2012. (Bisnis KTI, 29 Maret 2012)
Massa anak punk masuk ke dalam aksi penolakan kenaikan BBM di depan gedung DPRD Sumut. (Kompas, 29 Maret 2012)
Pengunjuk rasa gabungan dari mahasiswa, buruh dan simpatisan partai saling dorong dengan aparat saat menggelar aksi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (29/3/2012). Dalam aksinya mereka menyuarakan SBY Boediono tidak pro rakyat, karena dampak dari dinaikkannya harga BBM akan memicu kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan sembilan kebutuhan pokok yang dapat menyengsarakan rakyat kecil. (Tribun News, 30 Maret 2012) Ada yang tak biasa dalam demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak yang diikuti oleh 5.000 buruh dan mahasiswa di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis 29 Maret 2012. Seorang waria bernama Abdul alias Anggi menyedot perhatian demonstran ketika dengan rok mininya, dia tanpa canggung naik dan berdiri di atas “mobil komando” pengunjuk rasa untuk ikut berorasi. (Viva News, 29 Maret 2012) 
Ribuan massa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/03/2012). Mereka menolak rencana pemerintah untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta Liberalisme. (Viva News, 29 Maret 2012)
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Solo menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM di pertigaan kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Kamis (29/3/2012). Meski ada demo, kondisi lalu lintas di wilayah ini masih tetap lancar. (Solo Pos, 29 Maret 2012)
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menolak kenaikan harga BBM karena akan berdampak buruk pada para pengusaha khususnya UMKM. Ketua Umum DPP IWAPI, Rina Fahmi Idris mengatakan, usaha mikro kecil yang paling terkena kena imbas kenaikan BBM. (Solo Pos, 29 Maret 2012)
Sejumlah pengunjuk rasa dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) melakukan aksi unjuk rasa menolak rencana penaikan harga BBM di Depo Pertamina Pengapon Semarang, Jateng, Kamis (29/3/2012). Aksi unjuk rasa serupa juga terjadi di Gubernuran Jl Pahlawan. (Solo Pos, 29 Maret 2012)

 
 
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Mariyanto (kanan) bersama dengan anggota menarik kembali kawat berduri yang telah ditarik oleh massa aksi yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jatim, Kamis (29/3). Aksi menolak rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada 1 April 2012 mendatang tersebut sempat bersitegang antara pihak polisi dengan buruh. (Antara, 29 Maret 2012) Ratusan buruh yang berdemo di depan Gedung Grahadi berjoget dengan Brimob. Mereka mengikuti nyanyian lagu diantaranya 'Iwak Peyek', 'Alamat Palsu' dan lain-lain. Wajah-wajah yang semula diliputi emosi setelah sempat ricuh, kini berubah ceria dan sumringah. Baik para buruh, pasukan brimob dan gegana tampak tertawa riang mengikuti lagu. (Detik Surabaya, 29 Maret 2012) Elemen Arek Suroboyo Menggunggat menggelar demo penolakan kenaikan harga BBM dengan cara beda. Mereka memasang ratusan kondom di pagar kawat berduri yang membetengi Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (29/3/2012). (Detik Surabaya, 29 Maret 2012) Sejumlah tim negosiator Polrestabes Surabaya melakukan senam komando bersama massa aksi yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) ketika berunjuk rasa didepan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jatim, Kamis (29/3). Aksi tersebut untuk meredam unjuk rasa menolak rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada 1 April 2012 mendatang yang sempat bersitegang. (Antara, 29 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa melempari petugas saat dipukul mundur dalam aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan Kantor DPRD Sulawesi Tengah, Kamis, (29/3). Aksi yang berakhir bentrok itu mengakibatkan sejumlah demonstran dan polisi terluka serta sejumlah pos polisi rusak. (Antara, 29 Maret 2012)
Sejumlah pengunjukrasa terlibat aksi saling dorong dengan aparat saat melakukan unjukrasa tolak kenaikan BBM di depan Kantor DPRD NTB di Mataram, NTB, Kamis (29/3). Ratusan pengunjukrasa yang terdiri dari berbagai elemen organisasi mahasiswa itu dalam orasinya menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM dan mengancam akan terus melakukan unjukrasa bila tuntutan mereka tidak dihiraukan. (Antara, 29 Maret 2012)
Seorang mahasiswa menggelar teaterikal dalam aksi unjukrasa menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Denpasar, Bali, Kamis (29/3). Pengunjukrasa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Bali itu juga menuntut pemerintah melakukan efisiensi anggaran birokrasi dan menurunkan harga kebutuhan pokok rakyat. (Antara, 29 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa dari beberapa universitas negeri dan swasta se-Pontianak berunjukrasa menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, di DPRD Provinsi Kalbar, Kamis (29/3). Dalam unjukrasa yang diwarnai aksi pembakaran ban tersebut, menuntut DPRD Provinsi Kalbar memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan menolak rencana Pemerintah yang akan menaikkan harga BBM bersubsidi pada 1 April 2012 mendatang. (Antara, 29 Maret 2012)
Bupati Pamekasan, Kholilurrahman (2kiri) menyampaikan sikapnya dihadapan aktifis mahasiswa, terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM, di depan Kantor Bupati, Pamekasan, Jatim, Kamis (29/3). Kholilurrahman memilih menolak renacana kenaikan BBM, setelah selama dua hari didemo aktifis mahasiswa. (Antara, 29 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (Konami) melakukan aksi unjukrasa di Jalan Salemba Raya, Jakarta, Rabu (28/3). Mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi pada 1 April mendatang. (Antara, 29 Maret 2012)
Aksi penolakan BBM bersama sahabat-sahabat PKC PMII NTB dan aktifis muda Mataram. (Facebook, 29 Maret 2012)
Rupanya ancaman ini bukan gertak sambal belaka karena januari yang lalu sudah dibuktikan karena itu oara buruh yang tergabung dalam aliansi Forum Solidaritas Buruh Kota Bekasi, Jawa Barat, mengancam menutup akses tol menuju Jakarta pada Jumat (30/3) bila pemerintah tetap menaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Bila pemerintah tetap menaikkan harga BBM pada sidang paripurna besok, seluruh buruh siap menutup Tol Jakarta-Cikampek dengan menerobos masuk tol menggunakan sepeda motor," jelas juru bicara FSBKB, Masrul Zambak, di sela aksi demo di gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (29/3). (Jurnal Metro, 29 Maret 2012)
Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar unjuk rasa menolak kenaikan BBM, di Parapatan Comro (Parcom) Jalan Basuki Rahmat, Purwakarta, Kamis (29/3/2012). Demo yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, diwarnai penyanderaan kendaraan dinas yang sedang melintas di jalan tersebut. Berdasarkan pantauan, massa aksi sebelumnya hanya melakukan orasi di lokasi tersebut. Akan tetapi, tak tahu awalnya, emosi pengunjuk rasa mendadak terbakar dan mereka sedikit beringas turun ke jalan yang kebetulan siang itu lalulintas cukup padat. (Inilah Jabar, 29 Maret 2012)
Aksi unjukrasa sekitar 100 aktivis gabungan mahasiswa Cianjur menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (29/3/2012), diwarnai kericuhan. Mereka terlibat aksi dorong hingga nyaris berujung bentrokan fisik dengan aparat pengamanan dari kepolisian resort (Polres) Cianjur dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). (Inilah Jabar, 29 Maret 2012)
Unjuk rasa penolakan kenaikan BBM yang dilakukan oleh Elemen masyarakat yang mengatas namakan Gerakan Rakyat Bali diikuti oleh 80 orang, sebagai Korlap Abdul Arif yang berlangsung di kantor DPRD Bali yang diterima langsung oleh Sekretaris Dewan Provinsi Bali Pande Malyana kemudian dilanjutkan kantor Gubernur Bali yang diterima langsung oleh Gubernur Bali Mangku Pastika berlangsung damai pada hari Kamis 29/3. Terkait unjuk rasa Polresta Denpasar bersama Polda Bali mengawal sekaligus melakukan pengamanan sehingga unjuk rasa berlangsung dengan aman dan damai. (PID Humas Polda Bali, 29 Maret 2012)

Puluhan mahasiswa gabungan dari YAI dan UKI terlibat bentrok dengan polisi saat unjuk rasa di kawasan Salemba di Jakarta, Rabu (29/3/2012). Mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). (Merdeka, 29 Maret 2012) Sejumlah polisi menggeledah puluhan tas mahasiswa di Kantor LBH, Jakarta, Kamis (29/3). Meski sempat ditentang, polisi tetap melanjutkan penggeledahan untuk mencari mahasiswa yang bertindak anarkis dengan membakar mobil dan motor polisi saat aksi didepan kantor LBH yang menuntut penolakan terhadap kenaikan harga BBM. (Inilah Jabar, 29 Maret 2012) “YLBHI seharusnya menjadi tempat yang sakral bagi para aktivis demokrasi. Namun, sangat kami sayangkan tempat tersebut malam ini dinodai dengan tindakan represif aparat,“ ujar ketua YLBHI Alvon Kurnia Palma, dalam jumpa pers yang dilakukan di kantor Kontras, Jumat (30/3/2012) dini hari. Selain itu, pihak aparat juga telah melakukan pengerusakan dalam melakukan penggeledahan di kantornya tersebut. Padahal, pihak kepolisian pun ternyata belum mengantungi surat ijin penggeledahan dari pengadilan. (Sindo News, 29 Maret 2012) Satu mobil Resmob (reserse mobil) dibakar pendemo di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Sebelumnya demonstran juga membakar satu motor polisi dan merusak pos polisi di Jl Diponegoro. (Detik Foto, 29 Maret 2012) (Foto Media Indonesia, 29 Maret 2012)
Wakil Kepala Polda Metro Jaya, Brigjen (Pol) Suhardi Alius, bertopi, didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro, Komisaris Besar Toni Harmanto, Kamis (29/3/2012) pukul 22.30 WIB ke lokasi melihat Pos Polisi Diponegoro, Polsek Senen di sebelah Kampus YAI, yang dirusak massa demonstran. (Kompas, 29 Maret 2012)
Ratusan massa berbagai elemen buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja seluruh Indonesia (SPSI) menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta (29/3). Mereka memblokir Jalan Gatot Subroto. (Merdeka, 29 Maret 2012)
Polda Metro Jaya mengerahkan Polisi Wanita untuk amankan demonstran di Gedung DPR Jakarta, Kamis (29/3). Para Polwan ini dilengkapi dengan kemampuan bernegosiasi untuk menghindari tindakan anarkis demonstran. (Merdeka, 29 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan kampus Universitas 45, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/3) malam. Mereka yang menolak rencana penaikan harga bahan bakar minyak terus berdemo memblokir jalan di depan kampus. (Media Indonesia, 29 Maret 2012)
Sore ini aksi unjuk rasa juga terjadi di jalan Pangkalai Jati. Jakarta Timur. Masiswa Swadaya berunjuk rasa di depan kampusnya saat ini. Menurut informasi yang dihimpun dari petugas dilapangan, Arus lalu lintas menjadi tersendat, Kamis (29/03/2012) Pukul 15:54 WIB. Saat ini, aksi unjuk rasa tersebut masih berlangsung dalam pengawasan ketat pihak kepolisian. Pengguna jalan dihimbau untuk mematuhi arahan dari petugas dlapangan. (TMC Metro, 29 Maret 2012) 
Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim, di Jalan Indrapura, Surabaya, Kamis (29/3/2012) siang berlangsung ricuh. Tak lama setelah menggelar orasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tiba-tiba para mahasiswa ini mencoba menerobos barisan polisi yang berjaga ketat di depan gerbang Gedung DPRD. (Lensa Indonesia, 29 Maret 2012)
Unjuk rasa  atau aksi demo di sejumlah wilayah yang menentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan berakhir bentrok dengan aparat kepolisian maupun terkait lainnya sebenarnya tidak perlu terjadi. Asalkan pendemo yang ingin menyuarakan aspirasinya bisa tertib dan menahan emosi, sehingga kericuhan antara mahasiswa dengan aparat bisa dihindari, pasalnya para aparat sebenarnya hanya bertugas untuk mengamankan jalannya aksi demo. Dalam hal ini, polisi juga tak memungkiri bahwa akibat emosi pendemo, akhirnya kondisi pun terpancing menjadi lebih kisruh. Namun polisi tidak terpancing untuk berbuat kasar, karena apa yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur tetap (Protap) yang telah ditentukan sebagai standar dalam pengamanan setiap kegiatan unjuk rasa. (Samarinda Pos, 29 Maret 2012)
Bentrok yang terjadi dalam demo penolakan kenaikan harga BBM di DPRD Sumbar, berawal dari lempar batu dan saling dorong ratusan mahasiswa yang berdemo. Menurut mahasiswa, mereka tidak akan bertindak anarkis apabila pihak kepolisian tidak memancing keributan. Melihat rekannya berdarah digigit anjing suasana di depan kantor wakil rakyat itu semakin panas. Ratusan mahasiswa berdemo berasal dari gabungan elemen mahasiswa seperti HMI, GMKI, MIRA LIRA, BEM perguruan tinggi di Kota Padang, seperti Universitas Andalas, UNP, UPI dan ATIP, terus mendesak untuk menduduki kantor DPRD Sumbar hingga tanggal 1 April mendatang. (Inioke, 29 Maret 2012) Puluhan Polwan, terlihat di beberapa titik pengamanan aksi massa, seperti di gedung DPRD Sumbar, pada titik Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU), dan di kantor Gubernur Sumbar. (Padang Today, 29 Maret 2012)
Ratusan Mahasiswa yang Tergabung Dalam Berbagai Elemen Memaksa Anggota DPRD ‘Melantai’ dan Kantornya Disegel. (Situs Riau, 29 Maret 2012) 
Puluhan mahasiswa menggelar aksi teaterikal Kapitalis di depan SPBU Petronas, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, kemarin. Mereka menuntut agar pemerintah membatalkan rencana kenaikan harga BBM. (Radar Bogor, 29 Maret 2012)
Sejumlah massa dari Aliansi Pergerakan Islam (API) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/3). Mereka meminta SBY-Boediono lengser dari pucuk pimpinan Indonesia bila tetap memutuskan harga BBM naik, dan juga mendesak partai politik (parpol) dibubarkan, karena dianggap tidak serius memperjuangkan hak rakyat Indonesia. (Bisnis Jabar, 29 Maret 2012)
Pihak Keamanan Menyemprot Massa dari Elemen Buruh yang Berdemo dengan Water Canon di Gedung DPRD Riau, Kamis (29/3). Massa yang Tergabung dari Sejumlah Elemen Buruh Melakukan Demontrasi Tolak Kenaikan BBM. (Situs Berita Riau, 29 Maret 2012) (Tribun News, 29 Maret 2012)
Aksi demo ratusan mahasiswa Universitas Negeri Manado yang digelar di halaman parkir kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Kamis (29/3/2012), diramaikan oleh penampilan teatrikal beberapa orang. Aksi teatrikal yang dilakukan oleh empat mahasiswa itu, mereka menampilkan potret kehidupan rakyat kecil Indonesia yang sedang tertindas oleh rezim penguasa. (Tribun News, 29 Maret 2012)
Aksi demonstrasi yang dilakukan beberapa kelompok elemen mahasiswa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (29/3). (Padang Today, 29 Maret 2012)
Ratusan masa tergabung dalam perkumpulan HTI kembali berunjuk rasa menolak kenaikan BBM di Gedung DPRD Sumbar. (Padang Today, 29 Maret 2012)
 
Yasmin Shabri (32) ibu rumah tangga asal Komplek Perumahan Ajun Lam Hasan melakukan aksi dorong sepeda motor dengan pengawalan polisi ketika melintas di jalan depan Pendopo Gubernur Aceh, Kamis (29/3/2012). Aksi tunggal tersebut sebagai bentuk protes terhadap rencana pemerintah yang akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 1 April 2012. (Tribun News, 29 Maret 2012) 
Beberapa mahasiswa dari Front Mahasiswa Sumatera Utara (FROM SU) memegang bendera ketika berunjuk rasa menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Medan, Sumut, Kamis 29 Maret 2012. Pengunjuk rasa menilai dengan naiknya harga BBM akan berimbas pada naiknya harga bahan pokok. (Plural Foto, 29 Maret 2012)
Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM masih terus dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat di Semarang. Sejumlah Elemen Mahasiswa Semarang dan Serikat Pekerja Nasional (SPN), tolak kenaikan harga BBM. Kali ini sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Semarang kembali menggelar demo di Kantor Gubernuran, Jalan Pahlawan Kamis (29/3) siang tadi. Mereka mengecam pernyataan Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, terkait kenaikan BBM yang dianggapnya sama dengan harga dua batang rokok. (Social News, 29 Maret 2012)
Serikat Pekerja Nasional (SPN) dari berbagai wilayah di Jawa Tengah, dan kader PDIP kota Semarang juga saling berdatangan untuk melakukan aksi demonstransi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang akan mulai diberlakukan 1 April mendatang. Hingga berita ini ditulis, sejumlah aksi demo masih berlangsung dengan kawalan ketat dari aparat Kepolisian Polrestabes Semarang dan sejumlah water canon juga masih disiagakan. (Social News, 29 Maret 2012) 
Ratusan demonstran yang tergabung pada Formasi Priatim (Front Oposisi Mahasiswa dan Rakyat Priangan Timur), terdiri dari para mahasiswa PC PMII Kota Tasikmalaya, FAM Unigal, PC IPNU, FPMR, FARMACI Ciamis, Permata, BEM STHG, BEM STAI, Stisip, STAINU, dan Brigez, memblokir jalan di depan Depo Pertamina Jalan Garuda Kota Tasikmalaya, sehingga tidak ada satupun truk tangki BBM yang bisa ke luar masuk komplek Pertamina, Kamis (29/3/12). Selain memblokir jalan masuk ke komplek Pertamina, juga arus lalu lintas Tasikmalaya - Cibeureum dan sebaliknya macet total sekitar dua jam. Polisi terpaksa mengalihkan sebagian arus kendaraan bermotor ke daerah Garuda - Cisumur. Dalam unjukrasa menolak kenaikan harga BBM di depan depo Pertamina itu, para mahasiswa dihadang oleh anggota Dalmas Polres Tasikmalaya Kota, sehingga mereka tidak bisa mendekati pintu gerbang komplek Pertamina. (Social News, 29 Maret 2012) 
Ratusan supir angkutan kota (Angkot) dari segala trayek di Cianjur mogok operasi dan berunjuk rasa di depan Kantor Pemkab Cianjur, Jalan Siti Jenab, Cianjur, Kamis (29/3).  Aksi unjuk rasa digelar sebegai bentuk protes terhadap dampak dari rencana kenaikan harga BBM. Pasalnya, belum ada keputusan resmi BBM akan naik, setoran angkot dan harga onderdil sudah naik. "Belum lagi sekarang harga sembako juga merangkak naik. Sementara kami mau menaikan tarif nanti penumpang mengeluh dan malah akan membuat jumlah penumpang berkurang," ucap salah seorang sopir angkot yang ikut unjuk rasa, Acep (42). (Social News, 29 Maret 2012)
Aksi mahasiswa di Ternate yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Kamis (28/03/2012), menyerukan revolusi bila Pemerintah tetap pada pendiriannya. Mahasiswa yakin, rencana melakukan revolusi bakal didukung masyarakat. Wacana revolusi ini disuarakan sejumlah orator saat menggelar aksi di depan eks Kantor Gubernur Maluku Utara di Jalan Revolusi, Ternate, Kamis sore waktu setempat (29/3/2012). Revolusi adalah harga mati, bila kenaikan harga BBM sudah menjadi harga mati oleh Pemerintah," teriak mahasiswa saat berorasi. (Kompas, 29 Maret 2012) Mahasiswa di Ternate kembali bentrok dengan aparat, Kamis (29/3/2012). Aksi ini buntut dari gerakan mahasiswa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Baku lempar terjadi di kawasan wisata Danau Ngade, Ternate Selatan. (Kompas, 29 Maret 2012)
Dua anggota polisi berpakaian preman menangkap seorang mahasiswa ketika berlangsungnya demonstrasi Tolak Kenaikan Harga BBM di depan kantor DPRD Sumbar di Padang, Kamis (29/3). Polisi membubarkan ribuan pengunjuk rasa karena telah melebihi batas waktu atau izin yang telah ditentukan. (Antara, 30 Maret 2012) 
Sejumlah mahasiswa menduduki akses masuk Tol saat melakukan aksi unjuk rasa di Tol Reformasi, Makassar, Sulsel, Kamis (29/3). Mereka menyeruhkan kepada DPR RI untuk tidak menyetujui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per tanggal 1 April 2012. (Antara, 29 Maret 2012)
Sejumlah mahasiswa memukuli salah seorang yang diduga sebagai provokator saat berunjukrasa menolak rencana kenaikan harga BBM di depan kampus Universitas Muhammaduyah (Unismuh) Makassar, Sulsel, Kamis (29/3). Aksi tutup jalan terus dilakukan sejumlah mahasiswa di Makassar sebagai bentuk protes atas rencana kenaikan harga BBM. (Antara, 29 Maret 2012)
Seorang pasukan TNI lengkap dengan senjata berjaga-jaga kantor Polsek Rappocini Makassar, Sulsel, Kamis (29/3). Sejumlah pasukan TNI disiagakan di kantor Polsek Rappocini pasca penyerangan di kantor polisi tersebut untuk mengantisipasi aksi serupa yang dilakukan demonstran yang menolak rencana kenaikan harga BBM. (Antara, 29 Maret 2012)
Sejumlah pengunjukrasa meutup jalan saat berunjukrasa di depan kampus Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, Sulsel, Kamis (29/3). Aksi tutup jalan sebagai bentuk protes atas rencana kenaikan harga BBM terus berlanjut di Makassar hingga malam hari. (Antara, 29 Maret 2012) 


Bentrokan antara mahasiswa yang menolak rencana kenaikan harga BBM dengan polisi di Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulsel, Kamis (29/3) malam. Akibat dari bentrokan tersebut sejumlah mahasiswa dan polisi luka-luka beserta puluhan mahasiswa ditangkap. (Antara, 30 Maret 2012) Demonstran dan polisi terlibat bentrokan di depan Kampus Universitas Muhammadiyah, Makassar, Kamis (29/3/2012). Bentrokan terjadi saat mahasiswa menggelar aksi unjukrasa menolak rencana kenaikan harga BBM. (Foto Okezone, 30 Maret 2012)
Sumber Referensi:
Demo BBM, Hizbut Tahrir Bawa Anak dan Bayi (Viva News, 29 Maret 2012)
Demo BBM, "Lempar Jumroh" ke Kantor Gubernur (Viva News, 29 Maret 2012)
Saat Waria Bandung Demo BBM (Viva News, 29 Maret 2012)
Massa HTI Demo Istana (Viva News, 29 Maret 2012)
Marxs Buruh Harian (Facebook, 29 Maret 2012)
Takut Demo Rusuh, Wali Kota Liburkan Kantor & Sekolah (Okezone, 29 Maret 2012)
Mahasiswa Blokir Jalan ke Pusat Kota Usir Polisi (Okezone, 29 Maret 2012)
1.000 Buruh Nekat Terobos Pintu Bandara Soekarno-Hatta (Okezone, 29 Maret 2012)
Pascabentrok, 21 Mahasiswa & 8 Balita Masih Dirawat (Okezone, 29 Maret 2012)
Gerbang DPR Dirusak Demonstran (Okezone, 29 Maret 2012)
Mahasiswa Unika Santo Thomas Sandera Truk Elpiji di Jl Setia Budi Medan (Ekspos News, 29 Maret 2012)
Tolak BBM, Gebrak Turun Ke Jalan (Tribun News, 29 Maret 2012)
Demo Tolak BBM, Satu Mahasiswa di Bima Tertembak (Tribun News, 29 Maret 2012) 
Wapres Boediono dan Herawati Boediono (Suara Pembaruan, 29 Maret 2012)
SBY Tiba di Halim (Media Indonesia, 29 Maret 2012)
Demo BBM, TNI Amankan Makassar (Kompas, 29 Maret 2012)
IWAPI Tolak Kenaikan Harga BBM (Solo Pos, 29 Maret 2012)
Tembakan Gas Air Mata (Antara, 29 Maret 2012)
Adu Kuat Polisi dan Demonstran di Depan Gedung DPR (Antara, 29 Maret 2012)
Edy Bedi (Facebook, 29 Maret 2012)
Aya Sty Dick (Facebook, 29 Maret 2012)
Menghadang Kepulangan Presiden SBY di Halim (Media Indonesia, 29 Maret 2012)
Polisi Tembak Demonstran dari Jarak Dekat (Media Indonesia, 29 Maret 2012)
Polri siap tindak "penjemput" SBY (Sindo News, 29 Maret 2012)
SBY Tiba di Tanah Air (Detik Foto, 29 Maret 2012)
Foto Bentrokan Salemba, Mahasiswa Vs Polisi. 29 Maret 2012 (Kaskus, 29 Maret 2012)
Foto from many source.
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons