Monday, March 12, 2012

Vonis Opini bagi Demokrat

OPINI publik dalam perspektif komunikasi politik memiliki daya pengaruh terhadap dinamika kehidupan sosial politik. Hal itu bisa dilihat pada kasus yang menerpa Partai Demokrat. Disebutnya sejumlah nama petinggi Demokrat dalam kasus M Nazaruddin membuat partai itu seperti berada dalam ruang pengadilan publik, terutama ketua umumnya yang berdiri di posisi tersudut.

Bernard Hennessy seperti ditulis Saeful Muhtadi (2008), mendefinisikan opini publik sebagai suatu kompleksitas pilihan-pilihan yang dinyatakan oleh banyak orang berkaitan dengan sesuatu isu yang dipandang penting oleh umum. Istilah publik tidak selalu ditentukan oleh banyaknya jumlah orang yang menganut opini tersebut namun justru diukur oleh apakah sesuatu opini itu menyangkut isu publik atau tidak.

Merujuk Hennessy, setidaknya ada beberapa faktor penting yang mendorong kuatnya opini publik terbentuk dalam menyikapi persoalan Demokrat. Pertama; munculnya isu. Isu ini menyangkut suatu masalah yang menimbulkan kontroversi di masyarakat.

Publik menangkap isu penting yang menjadi tanda tanya mendasar dalam kasus Nazaruddin. Benarkah kasus ini tidak hanya melibatkan Nazaruddin, yang dulu bendahara umum partai, namun juga menyasar kader yang lain?

Sebagaimana paparan Nazaruddin, Mindo Rosa Manullang, dan Yulianis di hadapan hakim, tidak saja Angelina Sondakh, nama seperti Anas Urbaningrum dan Andi Alifian Mallarangeng juga disebut. Dari sini publik diberi ruang spekulasi bahwa Demokrat diisi oleh kader-kader yang dililit kasus korupsi. Vonis hukum belum sepenuhnya diketuk. Namun vonis publik sejatinya sudah berlaku. Inilah yang membuat publik menilai betapa pentingnya kasus ini untuk diikuti.

Kedua; adanya publik sebagai elemen pencermat. Publik menjadi faktor di mana opini itu bisa digulirkan. Dari munculnya isu, publik kemudian tergugah menyatakan keprihatinannya akan praktik korupsi di Demokrat, yang bisa memunculkan efek destruktif bagi kehidupan berbangsa. Ketiga; adanya kompleksitas pilihan-pilihan dalam publik.

Popularitas Demokrat

Untuk itu, keberadaan opini publik sesuai karakteristiknya memiliki daya dobrak yang tidak dapat diabaikan. Dikarenakan pertama; opini publik dapat menjadi suatu mekanisme hukuman sosial terhadap orang, kelompok, atau institusi. Secara sosiologis, opini publik mempunyai kekuatan yang kuat di masyarakat karena tiap individu atau kelompok masing-masing akan berhubungan dan saling berinteraksi. Lebih lanjut, hukuman ini akan melahirkan citra negatif dan ketidakpercayaan publik kepada Demokrat.

Kedua; opini publik dapat menjadi pendukung bagi kelangsungan berlakunya norma. Gelombang opini publik yang tidak memihak Demokrat seperti terjadi sekarang adalah ditujukan sebagai bagian untuk merawat kehidupan politik yang beradab. Korupsi adalah kejahatan, yang pada level lebih tinggi seperti ditegaskan oleh Rose-Ackerman (1999) dapat memicu rendahnya tingkat kepercayaan terhadap institusi publik. Dalam hal ini kepercayaan terhadap partai  juga kian menyusut, menyebabkan terhambatnya pencapaian suatu sistem demokrasi yang matang.

Dalam suatu tatanan kekuasaan yang demokratis, opini publik ditempatkan sebagai suara rakyat (voice of the people). Kousoulas (1979) menyebut opini publik dapat menjadi salah satu faktor politik jika dalam banyak hal ia berpengaruh terhadap proses pengambilan dan pelaksanaan keputusan oleh penyelenggara negara ataupun politikus lainnya.

Dengan kata lain, opini publik senantiasa menjadi pertimbangan penting bagi perumus, pembuat, dan pelaksana kebijakan.   

Tantangan berat kini terpikul pada pundak Demokrat. Opini publik yang disiarkan media massa jika tidak diperhatikan secara serius oleh Demokrat hanya membuat legitimasi dan popularitas mereka merosot di mata publik. Terpaan itu minimal sudah terbuktikan oleh perkabaran hasil survei yang dirilis oleh beberapa lembaga, yang tidak lagi selalu menempatkan posisi Demokrat sebagai pemuncak. (10)

Sumber: Vonis Opini bagi Demokrat (Suara Merdeka, 12 Maret 2012)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons