Rabu, 05 Oktober 2011

Camila Vallejo, Srikandi Pendidikan Asal Cile

SANTIAGO, Jaringnews.com - Perempuan cantik itu bernama Camila Vallejo.  Dia adalah Presiden Federasi Mahasiswa Universitas Cile (FECh). Nama gadis muda berambut panjang dan berparas ayu ini kini tengah naik daun karena keterlibatannya menggerakkan puluhan ribu mahasiswa di Cile menuntut pemerintah Cile melakukan reformasi pendidikan.

Para mahasiswa menuntut penurunan biaya pendidikan dan reformasi total sistem pendidikan Cile. Meski Presiden Cile, Sebastian Pinera telah mengeluarkan kebijakan baru terkait pendidikan dengan rencana anggaran pendidikan sebesar US$4 juta,  hal ini tak membuat para demonstran senang.

Keprihatinan pada pendidikan mendorong para mahasiswa turun ke jalan. Mereka ingin menunjukkan, tuntutan reformasi itu takkan surut hingga semua terpenuhi.

Warga Cile menginginkan "pendidikan yang berkualitas, bebas dan setara bagi semua," demikian tegas Camila seperti diberitakan Times Daily, Rabu, 5/10.

Namanya kini membesar dari balik gas air mata dan meriam air yang biasa digunakan polisi untuk menghalau massa. Ia kini sejajar dengan para politisi Cile.
Camila adalah salah satu dari 36 presiden federasi mahasiswa di Cile dan satu lebih dari ratusan ribu orang muda yang telah memboikot perguruan tinggi di Cile sejak April lalu.

Mahasiswi geografi berusia 23 tahun ini kini menjadi figur publik. Media lokal dan internasional menyebutnya sebagai pejuang reformasi pendidikan Cile. Media internasional tak mau ketinggalan menempatkan dirinya di halaman-halaman utama.

Selain cantik, Camila juga tergolong cerdas. Tutur bahasanya yang retoris dan tajam mampu menyihir dan menggerakkan massa.  Upayanya untuk menggelorakan reformasi pendidikan di Cile berujung pada tatap muka dengan pihak pemerintah.

Rabu (5/10) ini ia bertatap muka langsung dengan presiden Cile. Sayangnya, kesepakatan tidak terwujud.

Presiden masih tidak menunjukkan tanda-tanda elegan dengan mengatakan bahwa "tidak ada yang gratis dalam hidup."  Bisa dipastikan, kegagalan kesepakatan ini bisa mendorong aksi yang lebih besar lagi.

Camile tinggal bicara, semua bergerak, begitu media di Cile mengatakan. Betapa tidak, mahasiswi ini lihai juga memanfaatkan jejaring sosial.  Twitternya telah diikuti lebih dari 300.000 orang atau lebih banyak dari akun Twitter Presiden Cile yang menurut media hanya setengahnya.

Ketia dia muncul di depan umum, massa menyerukan "Camila, aku mencintaimu!".

"Dia berada di saat yang tepat, di tempat yang tepat, dan merupakan orang yang tepat untuk memimpin gerakan ini,” ungkap jujur analis politik senior Cile Marta Lagos.

Selain itu, imbuhnya, dia tidak mencari ketenaran dan tidak berlebihan. Ia melakukan semuanya itu sesui dengan karakternya yang memang serius dan tajam.

Giorgio Agostini, seorang psikolog Cile terkemuka mengatakan bahwa Camila adalah sosok yang memiliki kecerdasan untuk memimpin, meski masih terbungkus dalam sebuah ideologi tertentu. Kelemahannya, sulit baginya untuk mendengarkan dan menempatkan posisinya di pihak  lain yang berlawanan.

Terlepas dari sisi kelemahan yang tentu dimiliki setiap orang, Camila benar-benar memiliki kharisme untuk menjadi seorang pemimpin. Reformasi pendidikan di Cile akan terus bergulir.

(Deb / Deb)

Sumber: Camila Vallejo, Srikandi Pendidikan Asal Cile (Jaring News, 5 Oktober 2011 15:59 WIB)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons