Saturday, July 2, 2011

Marzuki Produk Gagal SBY

JAKARTA, RIMANEWS - Ketua DPR Marzuki Alie dinilai menjadi bagian dari produk gagal Presiden SBY di Partai Demokrat. Idenya untuk membubarkan KPK dan mengampuni koruptor memperlihatkan bagaimana Marzuki tidak sepaham dengan slogan partainya ‘katakan tidak pada korupsi!’.

Pengamat Politik Study for Indonesia Government Indepth  (SIGI), Medrial Alamsyah, secara tegas menyebutkan pernyataan Marzuki itu sebagai sikap bodoh. Ia pun merasa heran mengapa Partai Demokrat bisa memiliki kader seperti Marzuki.


“Kenapa orang macam Marzuki begitu banyak di Partai Demokrat? Dia (Marzuki) lolos menjadi anggota DPR kan aneh, apalagi menjadi petinggi,” kata Medrial di Jakarta, Senin 1 Agustus 2011.

Medrial bahkan menduga adanya kesengajaan yang dilakukan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan memilih ‘orang bodoh’ di partai binaannya agar SBY terlihat pintar.

“Masa orang seperti Marzuki yang pernyataannya tidak ada sopan santun, tidak memiliki argumentasi yang kuat serta tidak bijaksana bisa dianggap hebat,” sebut Medrial .

Menurut Medrial, alasan kuat di balik banyaknya kader Partai Demokrat gemar memberikan pernyataan yang menimbulkan sensasi tanpa kualitas dikarenakan kecenderungan SBY ingin terlihat hebat di antara orang-orang yang tidak berbobot.

Bagi Medrial, jika Partai Demokrat merupakan partai yang memiliki standar tinggi, seharusnya memberi sanksi tegas terhadap Marzuki Alie yang telah memberikan pernyataan yang bertolak belakang dengan label Partai Demokrat selama ini, yaitu partai antikorupsi.

Sebaliknya, tambah Medrial, kader-kader Partai Demokrat yang mengeluarkan pernyataan kontroversial tidak pernah diberi sanksi. “Karena standar yang rendah, jadi milih orang yang bodoh-bodoh,” tegas Medrial.

Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana, menampik penilaian tidak berbobotnya kader-kader partai berlambang mercy itu.

“Kalau kita tidak berbobot, kita tidak menang dua kali. Di dalam, kita punya profesor-profesor yang berbobot. Karena sukses mereka, kita dibantu untuk sukses juga. Makanya kita menang dua kali,” tegas Sutan.

Selain itu, Sutan menegaskan pernyataan Marzuki bersifat pribadi dan tidak dapat dikaitkan dengan Partai Demokrat sebagai lembaga. Menurut Sutan, pernyataan Marzuki tersebut justru disebabkan karena kecintaan Marzuki terhadap KPK dan proses pemberantasan korupsi.

Sutan menyatakan, sejauh ini Partai Demokrat tetap kukuh pada pendiriannya menentang korupsi dan pelakunya. “Tidak ada sikap memaafkan. Justru kita selalu mendukung penguatan KPK,” tambah Sutan.[ach/MN]

Sumber: Marzuki Produk Gagal SBY (Rimanews, 2 Aug 2011 05:08 WIB)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons