Thursday, April 5, 2012

Polisi Kerap Langgar Protap Pengamanan Unjuk Rasa

Jakarta - Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ridha Saleh mengungkapkan, polisi kerap melanggar prosedur tetap (protap) pengamanan aksi demonstrasi karena menggunakan peluru tajam untuk membubarkan massa.

"Pimpinan Polri menyatakan, tidak ada senjata, hanya gas air mata. Tapi faktanya terjadi (penembakan memakai peluru tajam, Red.)," ungkapnya kepada wartawan di kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (3/4), saat menerima pengaduan Tim Pencari Fakta Gerakan Mahasiswa Korban Kekerasan Aparat Kepolisian pada Penggerebekan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Jakarta, Kamis malam, 29 Maret 2012.

Menurutnya, Komnas HAM telah meminta Kapolri agar tidak menggunakan peluru tajam dan tindakan refresif untuk mengamankan aksi unjukrasa, sehingga demonstran merasa aman.

"Di depan Kapolri pun kita sudah sampaikan, tidak ada lagi tindakan keras. Tapi mahasiswa justru tidak merasa aman. Ini sering kali kita minta. Di Bima, dua orang kena peluru tajam di kaki," bebernya.

Menurutnya, tindakan refresif aparat kepolisian juga terjadi di beberapa daerah  saat aksi menentang penaikkan harga BBM, antara lain; di Bali, Palopo, Medan, dan terakhir peristiwa penggerebekan Kantor YLBHI, Salemba, dan Jalan Diponegoro.

"Polri tidak hanya meminta demonstran mentaati aturan, tapi prilaku Polri juga harus diubah," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Ratna Sarumpaet dari Tim Pencari Fakta Gerakan Mahasiswa Korban Kekerasan Aparat Kepolisian di YLBHI mengatakan, pihaknya mempunyai bukti selongsong peluru tajam yang digunakan aparat polisi.

"Kami hanya tunjukan sampelnya saja. Ini masih banyak," ucap Ratna sambil menunjuk ke Humas Konami yang memperlihatkan bukti selongsong peluru tajam dan karet yang didapat sekitar YLBHI Jakarta. [IS]

Sumber: Polisi Kerap Langgar Protap Pengamanan Unjuk Rasa (Gatra News, 05 April 2012 05:39 WIB)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons