Friday, March 30, 2012

Rizal Ramli: Jika SBY Tetap Naikkan BBM, Rakyat Dikorbankan. Itu Tidak Amanah. Ini Saatnya SBY Turun

JAKARTA - Tokoh oposisi nasional Rizal Ramli menyatakan, jika pemerintah SBY tetap ngotot menaikkan harga BBM, maka gerakan mahasiswa, buruh dan masyarakat untuk menurunkan SBY menjadi legitimate, rasional dan konstitusional sebab rezimnya merupakan rezim koruptor, kekerasan dan pendusta yang mengorbankan rakyat demi kepuasan kekuasaan. Ada kesan SBY sangat puas jika berhasil menghisap dan menindas rakyat yang sudah lemah dengan menaikkan BBM, ini mala petaka bagi bangsa kita.

''Sebab masih ada alternatif lain yakni membasmi KKN, efisiensi anggaran dan menggenjot pajak kalangan wajib pajak papan atas yang tidak taat bayar pajak sebagaimana mestinya. Masih banyak kebocoran pajak akibat kolusi aparat dan kalangan dunia bisnis yang kotor. Masih banyak sumber pendapatan negara dari kekayaan laut, dengan mencegah penyelundupan, pencurian ikan dan kekayaan alam dan sebagainya. SBY jangan malas mencari alternatif. Kalau tak mampu, lebih baik mundur daripada rakyat yang dikorbankan,'' demikian pandangan mantan Menko ekuin Dr Rizal Ramli merespon  terus maraknya protes dan kekecewaan rakyat atau publik atas  rencana SBY menaikkan harga BBM di tengah rakyat yang kian susah karena elite dan pemimpin istana tidak amanah terhadap konstitusi dan aspirasi rakyat.

Rizal Ramli tidak tahan lagi dengan kepedihan rakyat menanggung beban hidup yang kian berat. ''Rakyat sudah miskin dan menderita, janganlah SBY memperberat lagi beban mereka. itu sudah melanggar perikemanusiaan dan keadilan, melanggar konstitusi,'' kata tokoh perubahan itu.

''Cukup sudah, enough is enough, kini saatnya SBY turun atau mahasiswan dan masyarakat yang memaksanya mundur demi kepentingan orang banyak dan etika-moralitas bangsa yang dicabik dengan kekuasaan yang korup, dusta dan berwajah kekerasan. Itu semua  melanggar amanat reformasi 1998. Sebaiknya SBY mundur,'' tegas Rizal Ramli, tokoh oposisi dan Ketua Aliansi Rakyat untuk Perubahan, kemarin. (AC/RA/Ach)

Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons