Sunday, April 1, 2012

SBY, Buruk Rupa Cermin Dibelah

Pernyataan Presiden SBY bahwa dia merasakan politisasi yang sangat kuat ketika mengajukan penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) (BBM mengingatkan tentang pepatah lama, buruk rupa cermin dibelah.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Masinton Pasaribu, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 1/4).

Menurut Masinton, meluasnya aksi penolakan kenaikan harga BBM di berbagai daerah yang dipelopori oleh gerakan mahasiswa, buruh dan pemuda disebabkan oleh ketidakpekaan pemerintahan SBY-Boediono yang mau memaksakan kenaikan harga BBM di tengah-tengah beratnya beban perekonomian rakyat. Kesulitan rakyat ini ditandai dengan fenomena bunuh diri karena kesulitan ekonomi, meningkatnya jumlah anak kurang gizi, serta menurunnya daya beli rakyat.

"Namun presiden malah membelokkan substansi penolakan kenaikan harga BBM dari persoalan yang menyangkut urusan hajat hidup orang banyak, dibelokkan menjadi sekedar urusan politik pemilu 2014," kata Masinton, menanggapi konferensi pers SBY di Istana Negara, Jumat malam (31/3).

Masinton mengingatkan, penolakan kenaikan harga BBM bukan lagi sekedar isu yang diperjuangkan oleh partai politik. Penolakan kenaikan harga BBM merupakan isu bersama seluruh rakyat Indonesia. 

"Bahkan dalam waktu dekat berbagai lapisan masyarakat Indonesia akan mengajukan gugatan judicial review ke MK terkait pasal ilegal produk paripurna DPR, UU APBN-P pasal 7 ayat 6A karena bertentangan dengan pasal 33 dan pasal 28D ayat 1 UUD 1945," tegas Masinton.

Bila SBY tetap memaksakan kehendaknya, masih kata Masinton, maka rakyat berhak melakukan segala bentuk penolakan atas berbagai paksaan yang dilakukan oleh kekuasaan. Sebab penundaan kenaikan harga BBM tidak akan menghentikan gerakan perlawanan rakyat terhadap pemerintahan korup SBY-Boediono yang lebih mengutamakan kepentingan asing ketimbang memperjuangkan kedaulatan bangsa Indonesia sesuai Pancasila dan UUD 1945 khususnya pasal 33, dan Trisakti (Kedaulatan, kemandirian, dan kepribadian Indonesia). 

Sumber: SBY, Buruk Rupa Cermin Dibelah (Yayan Sopyani Al Hadi/Republika, 01 April 2012 , 09:50:00 WIB)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons