Senin, 22 Oktober 2012

Yusril: Tak Ada Pembenahan Sistem yang Dibuat SBY-Boediono


JAKARTA, RIMANEWS - Mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra merasa pesimistis terhadap pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono mampu berbuat sesuatu bagi rakyat.

"Saya pesimistis pemerintah SBY-Boediono betul-betul berbuat sesuatu. Tidak ada pembenahan sistem yang diperbuat. Sementara itu, warisan dari pemerintahan yang sebelumnya diabaikan, yakni Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtas Tipikor) yang dibentuk pada 2 Mei 2005," papar Yusril dalam peluncuran dan bedah buku berjudul Republik Galau: Presiden Bimbang, Negara Terancam Gagal karya Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo di Jakarta, Minggu (21/10).

Yusril menyoroti upaya penegakan hukum oleh pemerintah dalam menangani kasus korupsi di Tanah Air. Dalam dua tahun yang tersisa dari kepemimpinan SBY-Boediono, Yusril belum melihat ketegasan yang nyata sebagai upaya menangani korupsi. Yusril menilai, selama ini sistem tidak dibenahi sehingga korupsi tidak dapat diminimalisasi.

"Tinggal dua tahun pemerintahan mereka. Namun yang dilakukan hanya terfokus pada law enforcement daripada membangun sistem. Pemerintah seraya menyediakan ambulans di ujung tetapi tetap membiarkan kesalahan ini berulang," ujarnya.

Yusril berpendapat, pembiaran ini justru menimbulkan wacana seolah-olah pemerintah tidak serius dalam menangani masalah korupsi. "Saya tidak melihat upaya membangun itu. Yang Anda dan saya lihat malah siapa yang kena dan siapa yang terlindungi," imbuhnya.[ach/MI]

Sumber: Yusril: Tak Ada Pembenahan Sistem yang Dibuat SBY-Boediono (Rima News, 22/10/2012 - 09:25 WIB)

Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons