Jumat, 14 Juni 2013

Demo BBM, Mahasiswa Sandera Mobil Pelat Merah


GORONTALO, KOMPAS.com — Ratusan orang yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Gorontalo Menolak Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak berunjuk rasa di depan kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) untuk memprotes rencana pemerintah menaikkan harga BBM, Jumat (14/6/2013).

Dalam demonstrasi itu, mereka melakukan sweeping mobil-mobil berpelat merah dan sempat menyandera empat mobil yang tengah melintas di depan gerbang kampus Universitas Negeri Gorontalo.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi kejadian berusaha membebaskan keempat mobil milik Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Pohowato itu. Namun, para demonstran menghalau upaya polisi.

Kepala Bagian Operasi Polres Gorontalo Kota AKP Ahmad Yusuf Affandy kemudian bernegosiasi dengan massa. Mereka akhirnya setuju membebaskan keempat mobil itu dengan syarat polisi menjauh dari lokasi unjuk rasa itu.

Setelah polisi menyetujui syarat itu, para pengunjuk rasa membebaskan keempat mobil yang disandera selama hampir dua jam itu. Tidak ada satu pun mobil yang dirusak massa.

Massa kemudian melanjutkan aksi dengan berorasi dan membakar ban, sementara polisi berjaga di lokasi yang berjarak sekitar 50 meter dari mereka.

Dalam orasinya, massa mengecam Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, yang pada Kamis (13/6/2013) menyatakan ikut mendukung kenaikan harga BBM. "Rusli Habibie menjadi gubernur karena dipilih rakyat Gorontalo, tapi kenyataannya dia tak lebih dari kaki tangan SBY-Boediono," ujar Rahmad salah seorang demonstran dalam orasinya.

Sumber : Demo BBM, Mahasiswa Sandera Mobil Pelat Merah (Kompas.Com, 24 Juni 2013)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons