Saturday, June 22, 2013

Polisi Bertindak Represif, Warga Lenteng Agung Semakin Geram

Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) masih memblokir jalan di depan kampus mereka di Jalan Lenteng Agung Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Foto: TMC Polda Metro Jaya) - See more at: http://utama.seruu.com/read/2013/06/22/170457/polisi-bertindak-represif-warga-lenteng-agung-semakin-geram#sthash.IpbzU7Fu.dpuf

Jakarta, Seruu.Com - Aparat kepolisian akhirnya membubarkan paksa aksi mahasiswa dan warga yang memblokade jalan Lenteng Agung Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6/2013) dini hari.

Polisi yang tanpa basa-basi itu langsung menembakkan gas air mata ke arah warga dan mahasiswa. Insiden itu langsung memancing amarah warga Lenteng Agung yang lokasinya berdekatan dengan kampus Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP).

Menurut warga, Polisi telah bertindak arogan dan represif karena telah menembakan gas air mata tanpa memperhitungkan dampaknya. Warga pun geram dengan aksi main tembak gas air mata ini. Pasalnya di perumahan warga itu terdapat anak bayi.

"Jangan main tembak gas air mata, ada anak bayi. Aparat malah bikin sakit warga," teriak salah seorang warga sembari keluar dari dalam rumah.

Keadaan itu pun membuat situasi semakin memanas. Satu persatu warga keluar dari rumah karena mengalami perih pada mata dan juga mengalami gangguan pernafasan. Melihat situasi ini, para mahasiswa IISIP yang sudah masuk kedalam kampus keluar lagi.

Warga dan Mahasiswa kembali bergabung mendesak Polisi untuk meninggalkan Lenteng Agung karena dianggap telah mengganggu kenyamanan. Selain itu, mahasiswa juga menuntut pembebasan kawan mereka yang ditangkap.

Warga yang semakin geram itu pun mencaci maki aparat kepolisian. Namun, Polisi yang tak mau kalah itu menjawabnya dengan tembakan gas air mata lagi. Sikap represif Polisi ini semakin jelas setelah beberapa Polisi mengusir wartawan untuk pulang.

Seperti diketahui, seratusan mahasiswa  duduk menutup jalan sambil melakukan orasi. Mereka juga melakukan aksi bakar ban di tengah jalan utama yang menghubungkan Depok dan Pasar Minggu itu.

Dalam aksinya itu, para mahasiswa mendapat dukungan penuh dari warga disekitar kampus. Sehingga akumulasi massa yang terpantau Seruu.Com mencapai ratusan orang.

Hal ini sangat berbeda dengan situasi yang terjadi di beberapa kampus di Jakarta seperti Universitas Nasional (Unas) maupun beberapa kampus seperti di kota Samarinda atau Makassar. Dimana para warga justru bergabung dengan Polisi untuk membubarkan aksi Mahasiswa. [Bm/ksr]

Sumber : Polisi Bertindak Represif, Warga Lenteng Agung Semakin Geram (Seru.Com, 22 Juni 2013)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons