Thursday, April 23, 2015

Jelang Sidang Putusan Nenek Asyani, Mahasiswa Demo PN Situbondo

Situbondo - Pengadilan Negeri (PN) Situbondo hari ini akan menggelar sidang pembacaan putusan kasus pencurian kayu dengan terdakwa Nenek Asyani (63). Sebelum sidang digelar, mahasiwa mewarnai dengan aksi unjuk rasa.

Puluhan mahasiswa dari PMII Situbondo dan Fakultas Mahasiswa Hukum Peduli Keadilan dari Unibraw Malang, mendesak agar majelis hakim memvonis bebas nenek Asyani.

"Bebaskan nenek Asyani sekarang juga. Aparat penegak hukum harus punya hati nurani. Jangan hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas," teriak Fathor, salah satu orator aksi, Kamis (23/4/2015).

Pantauan detikcom, mahasiswa mengawali aksinya dengan longmarch menuju kantor PN Situbondo. Begitu tiba, para pengunjuk rasa langsung dihadang aparat kepolisian di pintu gerbang. Mereka hanya bisa membentang-bentangkan poster sambil meneriakkan yel-yel "Bebaskan Asyani".

Upaya negosiasi sempat dilakukan para mahasiswa, agar mereka diizinkan masuk ke dalam Gedung PN Situbondo. Namun, keinginan mahasiswa ditolak oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, sidang pembacaan putusan nenek Asyani mendapat penjagaan ketat aparat kepolisian. Sejak pagi, sebanyak 137 personel dari Polres Situbondo telah disiagakan di PN Situbondo. Polisi memeriksa setiap tamu dan pengunjung pengadilan.

"Pengamanan ini sesuai SOP. Diantaranya untuk pengamanan jalannya unjuk rasa," kata Kasat Sabhara Polres Situbondo AKP Hariyono.


Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons