Wednesday, May 20, 2015

Demonstrasi, Mahasiswa Makassar Serang Polisi dan Warga


MAKASSAR - Demonstrasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar di Hari Kebangkitan Nasional diwarnai kericuhan.

Kelompok mahasiswa berbendera HMI itu memprotes polisi yang coba menghalau mereka saat bermaksud menyandera sebuah truk yang akan digunakan sebagai panggung orasi di tengah jalan tepatnya di Jalan Alauddin.

Awalnya, mahasiswa berselisih dengan sopir truk karena menolak menghentikan lajunya. Mahasiswa kemudian emosi dan terjadi aksi saling dorong dengan polisi. Mahasiswa yang terdesak kemudian masuk ke gerbang kampus. Selanjutnya, mereka melempar batu ke arah polisi, termasuk ke para pengguna jalan yang melintas.

Spontan saja polisi yang tidak menggunakan helm pengaman berlari menghindari lemparan batu. Sempat terjadi bunyi tembakan berkali-kali, mirip suara tembakan papporo atau senjata rakitan khas mahasiswa Makassar. Tapi, tidak diketahui dari mana asal tembakan tersebut.

Sebelumnya keributan juga berlangsung. Mahasiswa berselisih dengan Syamsuriadi, dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Unismuh. Dosen ini meminta mahasiswa agar mobil yang disanderanya tidak diposisikan di depan pintu gerbang masuk kampus karena akan mengganggu jalur keluar-masuk.

Mereka kemudian meminta dosen tersebut untuk masuk ke kampus. "Saya hanya larang agar mobil kontainer yang disanderanya jangan simpan di depan jalan masuk," kata Syamsuriadi.

(crl)

Sumber : Demonstrasi, Mahasiswa Makassar Serang Polisi dan Warga (Oke Zone, 20 May 2015)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons