Senin, 18 Mei 2015

Ini Pentingnya Aksi Demo 20 Mei Turunkan Jokowi

Jakarta, HanTer - Aktivis 98 yang juga Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menilai aksi demo ribuan mahasiswa untuk turunkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), 20 Mei mendatang adalah bentuk warning kepada pemerintahan Jokowi-JK.

Aksi demo turunkan Jokowi untuk mengingatkan pemerintah bahwa banyak kebijakan yang tidak sesuai dengan target. "Aksi itu penting mengingatkan Jokowi untuk sesuai Nawacita. Sekarang jauh dari harapan, kemandirian, profesionalisme, pengelolahan pemerintahan Jokowi," kata Ray Rangkuti saat dihubungi Harian Terbit, Minggu (17/5/2015).

Menurutnya, aksi demo itu jadi relevan dan penting. Namun, untuk menurunkan Jokowi dari jabatannya sulit karena dipilih oleh partisipasi masyarakat yang luar biasa.

"Momentum ini untuk mengingatkan semua. Secara pribadi bahwa arah pemerintahan Jokowi ini semakin tidak paham karena fokus dengan masalah insfrastruktur," ujarnya.

Padahal, tambahnya, banyak masalah di negeri ini yang harus di tuntaskan dan tidak bisa ditunda-tunda seperti kasus HAM, polisi pemakai narkoba, pendidikan politik, TNI tidak perlu urus masalah sipil dan lainnya. "Itu semua harus diselesaikan dan tidak bisa ditunda," tegasnya.

Senada dengan Ray, aktivis Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (SIGMA) Said Salahudin menduga, demo 20 Mei tidak sebesar seperti yang digembar-gemborkan, apalagi disebut akan mengarah kepada gerakan revolusi.

"Dari berbagai informasi yang saya himpun tidak menunjukan akan ada gerakan yang luar biasa besar pada 20 Mei mendatang. Aksi itu pun nantinya sporadis saja. Tapi terlepas dari soal besar/kecilnya massa yang akan turun, penting bagi Presiden untuk memperhatikan aspirasi masyarakat itu," kata Said Salahudin saat dihubungi terpisah.

Menurutnya, rencana penggulingan Jokowi itu mungkin saja benar. Namun, tegasnya, kelompok yang akan turun jumlahnya tidak sungguh-sungguh masif. "Ini akibat tidak berhasilnya konsolidasi dari sejumlah kelompok gerakan. Dari elemen buruh yang punya massa paling besar dan terkenal militan ternyata juga tidak satu suara," ungkapnya.

Begitupun dari elemen mahasiswa ternyata terbelah. Lebih dari itu, sambungnya, tidak melihat ada kelompok elite politik yang berani merealisasikan gagasan penggulingan itu. Tentara juga masih solid mendukung Jokowi.

"Tetapi didalam politik selalu ada kemungkinan-kemungkinan. Jika sebagian elemen yang masih solid dapat bersinergi dengan kekuatan politik tertentu dan mendapat dukungan tentara, bisa saja agenda penggulingan itu terjadi, walapun saya tidak terlalu yakin itu akan benar-benar terjadi," pungkasnya.

(Robbi Khadafi)

Sumber : Ini Pentingnya Aksi Demo 20 Mei Turunkan Jokowi (Harian Terbit, 17 Mei 2015)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons