Wednesday, May 20, 2015

Mahasiswa IMM Desak Presiden Jokowi Mundur


TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Medan berunjukrasa di depan Balai Kota Medan, Rabu (20/5/2015). Mereka menyampaikan kekecewaan terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi.

"Belum ada setahun, Pemerintah Jokowi-JK telah banyak menyengsarakan rakyat. Katanya presiden wong cilik, nyatanya malah menguntungkan para korporat dan swasta asing. Inilah gaya baru neokolonialis," teriak koordinator aksi melalui pengeras suara.

Dalam pernyataan sikap tertulis yang dibagikan ke jalan, mahasiswa menyampaikan beberapa poin yang dianggap sebagai kebobrokan Pemerintahan Jokowi-JK.

Pertama adalah soal kebijakan mencabut subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Pencabutan subsidi BBM, diikuti kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan gas elpiji, merupakan kebijakan yang dipaksakan oleh antek-antek kapitalis," kata Juang Rambe, salah satu demonstran.

Selanjutnya, mahasiswa menyesalkan merosotnya nilai mata uang rupiah yang sampai menembus Rp 13.000 per dolar AS.

"Argumentasi pemerintah bahwa melemahnya rupiah dapat meningkatkan nilai ekspor tidak terbukti. Nyatanya ekspor Indonesia pada Februari justru menurun 7,99 persen dibanding Januari atau turun 16,02 persen dibanding periode yang sama tahun 2014. Pelemahan nilai rupiah justru mencekik para pelaku usaha kecil menengah (UKM)," kata Juang lagi.

Selain itu, mahasiswa juga menyayangkan kebijakan pemerintah yang memperpanjang izin ekspor PT Newmont dan PT Freeport dan pemblokiran situs-situs Islam dengan alasan penyebaran radikalisme. Mereka pun menuntut Jokowi mundur dari jabatan presiden.

(amr/tribun-medan.com)

Sumber : Mahasiswa IMM Desak Presiden Jokowi Mundur (Tribun News, 20 Mei 2015)
Next Previous Home
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons